in

10 Tren Global Pembunuh Karir; Siapkah Anda?

Tidak dapat dipungkiri bahwa tahun 2020 menjadi tahun yang penuh perjuangan bagi setiap orang. Bahkan setelah wabah berakhir, tren global menjadi hal yang harus dipertimbangkan demi kelangsungan karir. Siapkah diri Anda untuk menghadapi hal tersebut? Akankah Anda memilih untuk jalan di tempat atau menyesuaikan diri dengan perubahan tren global saat ini? Yuk pelajari 10 poin berikut sebelum tren itu menjadi pembunuh karir Anda.

Pertama, Keterbatasan Bakat

Dikutip dari salary.com, Yayasan Kebijakan Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pensiunan generasi Baby Boom mengakibatkan kekurangan tenaga kerja hingga 35 juta pekerja di tahun 2020.

Organisasi akan lebih berfokus untuk mempertahankan pekerja yang berpengalaman, terampil, dan memberikan perhatian khusus untuk menghubungkan antara kinerja dan pencapaian tujuan bisnis.

Tren global seperti ini tentunya akan menjadi pembunuh karir jika:

  • Abai dalam meningkatkan kualitas diri.
  • Tidak berpengalaman.
  • Tidak relevan dan menolak menjadi lebih baik.

Kedua, Perekonomian yang Terus Berubah – Tren Pembunuh Karir

Satu-satunya hal yang dapat diandalkan agar tetap konstan adalah perubahan. Lebih lagi jika itu tentang ekonomi. Karyawan wirausaha yang mudah beradaptasi dengan perubahan tak terduga memiliki peluang terbaik untuk mempertahankan organisasi. Mereka juga akan sangat dihargai untuk hal tersebut.

Jadi, upayakan diri Anda agar tidak tenggelam dalam menghadapi tren global. Ubah cara pandang dengan terus belajar untuk dapat mengatasi kesulitan beradaptasi dengan situasi baru, kurangnya inspirasi atau inovasi, dan keterbatasan memenuhi tes.

Ketiga, Meningkatnya Biaya Kesehatan

Meningkatnya biaya perawatan dan kesehatan akan condong ke arah yang tidak berkelanjutan. Sehingga, organisasi akan berupaya mengendalikan biaya melalui program kesehatan, hukuman bagi perokok, dan penilaian risiko kesehatan.

Untuk mengatasi tren global seperti ini, rutinlah dalam melakukan pemeriksaan kesehatan yang mungkin terjadi sebelum kerja atau pasca-penawaran. Meskipun alasan kesehatan bukan menjadi penyebab pembunuh karir dan tidak akan ada diskriminasi berdasarkan penyakit. Namun saat ini, akan semakin banyak organisasi yang menolak mempekerjakan mereka dengan gaya hidup yang dapat mempengaruhi kesehatan diri seperti merokok dan peminum.

Keempat, Tanggung Jawab Sosial

Dikutip dari salary.com, menurut daftar yang dibuat oleh Society for Human Resource Management, tanggung jawab sosial perusahaan merupakan salah satu tren tempat kerja yang sedang berkembang.

Ketika perusahaan beralih ke pandangan dunia yang lebih luas, karyawan diharapkan dapat mengembangkan peluang untuk tanggung jawab sosial. Selain itu, dibutuhkan integrasi dalam strategi bisnis dengan mengartikulasikan dampak tanggung jawab sosial perusahaan pada organisasi itu sendiri, industri, dan dunia.

Berhentilah bersikap tidak menjadikan tanggung jawab sosial sebagai prioritas baik dalam kehidupan pribadi maupun pekerjaan. Ini karena organisasi akan mencari orang-orang yang dapat menjalankannya dan memberikan pengaruh yang lebih baik.

10 Tren Global Pembunuh Karir; Siapkah Anda? Karir
Source: uk.intoo.com

Kelima, Kesadaran Lingkungan – Tren Pembunuh Karir

Semakin banyak organisasi dan individu yang berkomitmen untuk menjadi lebih ramah lingkungan, perilaku terhadap pekerjaan pun akan berubah. Upaya akan terus dilakukan untuk menghemat waktu dan uang yang dihabiskan dalam perjalanan, termasuk perjalanan pergi dan pulang kantor. Ini juga terjadi seiring meningkatnya biaya bahan bakar.

Pekerja atau karyawan akan menikmati sikap pimpinan yang lebih santai mengenai waktu. Namun juga perlu memiliki motivasi diri dan disiplin diri. Sehingga, jangan biarkan tren global ini merusak potensi Anda, seperti:

  • Ketidakmampuan untuk bekerja sendiri
  • Memiliki manajemen waktu yang buruk
  • Tidak mandiri dalam berkarir

Keenam, Teknologi sebagai Cara Hidup

Saat ini, kita bukan lagi berada pada titik di mana teknologi baru adalah hal yang “keren”. Bahkan sejak tahun 2020, teknologi menjadi cara hidup yang diterima. Bahkan juga dianggap sebagai cara untuk menyelesaikan sesuatu. Itu karena teknologi memungkinkan organisasi menyelesaikan berbagai hal dengan lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien. Hanya saja manusia yang diharapkan untuk mengikutinya.

Tren global tersebut tidak akan membunuh karir jika Anda tidak bersikap seperti ini:

  • Gagal atau enggan mengikuti perkembangan teknologi terkini
  • Ketidakmampuan untuk mengikuti langkah yang lebih kompleks
  • Enggan untuk bekerja lebih lama atau kurang dari jam kerja tradisional.

Ketujuh, Tren Kerja di Mana Saja – Tren Pembunuh Karir

Tenaga kerja di tahun lalu bergerak lebih cepat karena dipicu oleh teknologi. Pekerjaan dilakukan lebih sedikit “di kantor”. Namun lebih banyak lagi dilakukan kapan pun dan di mana pun. Seperti misalnya di rumah, di kodai kopi, atau di commuter line.

Awalnya ini terlihat begitu nyaman untuk dilakukan. Dari pada harus selalu mempersiapkan diri untuk mengucapkan selamat tinggal pada 9-5 dan menyapa sepanjang hari kerja.

Namun, perlu diingat bahwa tren global ini harus disiasati dengan tidak berkomitmen berhenti berkarir pada usia 5 tahun. Selain itu, Anda juga harus bersedia untuk “mengintegrasikan” pekerjaan dan kehidupan.

Kedelapan, Invasi Milenial

Dikutip dari salary.com, menurut studi terbaru yang dilakukan oleh Mercer, di tahun 2020 terdapat sebanyak 40% angkatan kerja yang terdiri dari kaum “Milenial”. Mereka adalah orang-orang yang lahir setelah tahun1980.

Banyak dari generasi Milenial ini memegang peran kepemimpinan, mengharapkan orang lain untuk mengikuti sistem nilai, perilaku, dan keyakinan mereka. Pekerja yang berhasil bekerja dengan tim, memiliki banyak ide dan solusi inovatif, mengetahui teknologi terbaru, dan yang akan melakukan yang terbaik di lingkungan Milenial akan selamat dari tren global pembunuh karir.

Karir Anda akan berada dalam bahaya jika Anda bukanlah pribadi yang fleksibel, memiliki integritas tinggi, dan tidak dapat berpacu dengan teknologi.

10 Tren Global Pembunuh Karir; Siapkah Anda? Karir
Source: orionhr.in

Kesembilan, Generasi Campuran – Tren Pembunuh Karir

Waktu ekonomi bergejolak ditambah dengan masa hidup yang lebih panjang, membuat orang menunggu lebih lama untuk pensiun. Di tahun 2020, rata-rata usia pensiun diperkirakan pada umur 70 tahun.

Penulis “The 2020 Workforce: How Innovative Companies Attract, Develop, and Keep Tomorrow’s Employees Today”, Karie Willyerd dan Jeanne C. Meister, menyatakan bahwa angkatan kerja terdiri atas lima geerasi. Mereka adalah generasi Baby Boom hingga generasi Gen Z. Faktanya, pekerja yang paling diminati adalah mereka yang mampu mempertahankan pelajaran di Taman Kanak-kanak agar tetap rukun dengan yang lainnya.

Berbeda halnya dengan mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berintegrasi dengan orang-orang dari generasi yang berbeda. Hal tersebut akan membuat mereka tenggelam menghadapi tren global yang terus berkembang.

Terakhir, Pencarian Bakat Global

Negara-negara maju terus berinvestasi di negara berkembang, khususnya di Cina, Rusia, India, Afrika, dan Brasil. Seiring teknologi memperluas kumpulan bakat, orang-orang akan diharapkan untuk bekerja dengan orang lain dari seluruh dunia. Keterampilan utama yang dibutuhkan meliputi pengetahuan bahasa dan budaya asing, dan kemauan untuk mempertimbangkan, dan menerima pendekatan baru.

Hal tersebut tidak dapat dilewati dengan mudah jika Anda tidak memiliki kemampuan menerima atau memahami orang dari budaya yang berbeda, sulit diatur dengan peraturan, dan membatasi diri.

Siapkah Anda?

Apakah Anda masih dapat dipekerjakan di tahun ini? Ketika semua dikatakan dan dilakukan, pembunuh karir terbesar dari semuanya adalah ketidakmampuan diri dalam beradaptasi. Meskipun kita dapat mengharapkan banyak perubahan dan ketidakpastian dalam dekade berikutnya, tersedia banyak peluang bagi mereka yang mempersiapkan diri untuk masa depan karirnya.

Untuk tips seputar karir lainnya, kamu bisa kunjungi Tulizan Karir.

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Karir

Content AuthorYears Of Membership

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fakta Menarik My Hero Academia Yang Jarang Diketahui Orang

Ini Dia Beberapa Rekomendasi Anime Fantasi Dengan Rating Yang Tinggi