in

5 Buku Self Improvement Bahasa Indonesia Terbaik Untuk Tumbuh

Arrangement of hardback books

Buku self improvement belakangan ini menjadi primadona ditengah masyarakat dunia yang ingin menjadi terbaik untuk dirinya. Sebuah artikel yang dilansir dari goalcast.com bahkan telah memperkirakan industri yang bergerak dalam bidang ini akan menghasilkan sekitar $13 Miliar dolar pada tahun 2022 mendatang.

Lalu mengapa buku self improvement kini begitu digandrungi? Terutama di tengah pandemi covid-19 yang tak kunjung usai? Sebenarnya, buku-buku self improvement bukanlah sebuah keajaiban yang bisa langsung merubah hidup seseorang secara instan. Tetapi dengan membaca buku-buku self improvement bisa memberikan cara pandang baru terhadap suatu permasalahan atau bahkan dapat memberikan cara pandang baru terhadap kehidupan. Karena buku self improvement kebanyakan mengambil tren yang ada ditengah masyarakat sehingga permasalahan yang diulas sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Nah untuk itu, tim Tulizan.com sudah merampung 5 buku self improvement terbaik yang bisa kamu baca untuk tingkatkan kemampuan dirimu terutama di masa pandemi yang masih belum usai ini.

1. Nyaman Tanpa Beban Oleh Kim Su Hyun

5 Buku Self Improvement Bahasa Indonesia Terbaik Untuk Tumbuh Buku

FOTO : DOK. GRAMEDIA.COM

Siapa yang tidak kenal dengan Penulis Kim su hyun? Ia Sukses dengan merilis buku self improvement dengan judul hidup tanpa beban. Penulis asal korea selatan ini semakin populer saat bukunya ternyata juga di baca oleh Jungkook BTS. Tak ayal buku perdananya menjadi salah satu buku self improvement terbaik di Korea Selatan dan akhirnya di cetak dalam berbagai bahasa dan di jual diberbagai negara termasuk di Indonesia.

Setelah sukses dengan buku perdananya, kim su hyun kini kembali merilis buku self improvement terbaru yang tak kalah populernya. Buku yang berjudul nyaman tanpa beban ini lagi-lagi menjadi salah satu buku best seller dimana-mana. Masih sama seperti buku sebelumnya, buku nyaman tanpa beban mengangkat tema yang dekat dengan pembacanya. Kim su hyun mengemas tulisannya dengan sangat ringan dan mudah dipahami. Pembaca tidak perlu repot-repot memahami diksi yang ia pilih dalam tulisannya. Semua cerita dikemas berdasarkan pengalaman pribadi sang penulis.

Buku ini bercerita tentang nasihat untuk menjalani hidup apa adanya. Penulis juga menuliskan beberapa cara mengatasi masalah baik itu masalah pekerjaan, percintaan maupun hubungan pertemanan dan keluarga. Semuanya dituliskan dengan jelas dan mungkin saja beberapa pengalaman justru sangat relate dengan pembacanya. Buku Nyaman Tanpa Beban mengajarkan para pembacanya untuk menjalani hidup dengan seutuhnya menjadi diri sendiri. Saat membaca buku ini kita akan menemukan makna mencintai diri sendiri dan mengelola hubungan dengan orang lain dengan tetap memprioritaskan diri kita sendiri. Dengan menjadi diri sendiri, kita bisa merasakan hidup yang nyaman tanpa beban.

Dengan banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari membaca buku ini, tidak heran jika buku nyaman tanpa beban termasuk dalam list buku self improvement terbaik yang harus segera kamu miliki nih!

Buat kamu yang memiliki buku ini, bisa langsung klik link di bawah ini ya

https://shopee.co.id/NYAMAN-TANPA-BEBAN-GIFT-HIDUP-APA-ADANYA-GANTUNGAN-KUNCI-KARYA-KIM-SU-HYUN-i.94674189.3761571356?position=3

2. Atomic Habits oleh James Clear

5 Buku Self Improvement Bahasa Indonesia Terbaik Untuk Tumbuh Buku

FOTO : DOK. KOMPASIANA.COM

Atomic Habits menjadi salah satu buku self improvement terbaik yang tulizan.com rekomendasikan untuk para pembaca. Buku karya James Clear ini masuk kedalam jajaran rak-rak best seller diberbagai toko buku. Alasannya tentu saja karena buku ini punya isi yang berbeda dari kebanyakan buku self improvement lainnya. Jika beberapa buku self improvement lainnya memasukan unsur fiksi dan filosofi yang membuat pembacanya mengantuk. Buku ini hadir dengan cerita yang menarik.

James Clear menulis buku ini berdasarkan pengalaman pribadinya. Bab demi bab di kemas dengan menarik yang berisikan tidak hanya sebuah cerita tetapi juga data, teori dan pemaparan yang jelas. Pembaca jadi semakin tertarik untuk menghabiskan lembar perlembar dari buku ini. Buku ini berisikan tentang bagaimana kebiasan kecil dapat merubah kehidupan manusia secara menyeluruh.

Meskipun sudah banyak yang mengangkat tema serupa, yang membuat buku ini menarik adalah pengamatan dan analisis khusus dari beberapa contoh sejarah, seni, dll yang diulas detail oleh penulis. Buku ini sangat mementingkan “bagaimana” mengembangkan kebiasaan, memberikan beberapa instruksi serta bagaimana merumuskan tujuan yang sebenarnya ingin kita capai.

Seringkali kita beranggapan bahwa hasil yang kita inginkan yang menyukseskan perubahan kebiasaan yang hendak kita lakukan. Faktanya, penulis atomic habits menyangkal gagasan tersebut. Menurutnya alih-alih berbicara soal hasil akhir, yang membuat kebiasaan itu berubah adalah progress dan sistem yang kita ciptakan. Dan panduannya juga tentang seberapa agresif atau realistisnya kebiasaan itu.

Buku atomic habits ini memiliki cetakan asli dalam bahasa Inggris. Tapi para pembaca tak perlu khawatir karena kini di Indonesia sudah dijual dalam bentuk terjemahan bahasa Indonesia. Meskipun di cetak ulang dalam bahasa Indonesia, tidak mengurangi esensi dari buku ini sama sekali lho. Buat yang tertarik untuk mendapatkan buku ini, bisa klik link berikut ini. https://shopee.co.id/Buku-Atomic-Habits-Perubahan-Kecil-Yang-Memberikan-Hasil-Luar-Biasa-i.34661210.2834841005?position=29

3. Filosofi Teras Oleh Henry Manampiring

5 Buku Self Improvement Bahasa Indonesia Terbaik Untuk Tumbuh Buku

FOTO : DOK. KOMPASIANA.COM

Rasanya akan kurang jika membahas buku self improvement terbaik tanpa memasukan buku yang satu ini. Buku yang tulis oleh Henry Manampiring ini merupakan salah satu buku self improvement best seller dan sangat populer di kalangan masyarakat. Sudah direview dan di rekomendasikan banyak orang, apasih istimewanya buku yang mengangkat salah satu filosofi orang Yunani ini?

Ternyata jawabannya ada di istilah stoisisme yang diangkat dalam buku ini. Stoisisme adalah menjalani hidup dengan kemampuan mengendalikan emosi negatif dan hidup dengan sebaik-baiknya. Hidup dengan sebaik-baiknya bagaimana? Buku ini adalah jawabannya. Saat membaca dan memahami isi buku ini, kita akan mengerti bagaimana cara menjalani hidup dengan sebaik-baiknya.

Meskipun mengambil judul yang cukup berat, nyatanya buku ini tidak membuat pembacanya mengantuk dan pusing memikirkan makna tulisan di dalamnya. Nope. Tidak sama sekali. Buku ini di kemas dengan bahasa yang ringan dan mudah di pahami. Sebagaimana buku self improvement pada umumnya yang mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan, buku ini juga sama. Isi buku ini menunjukan bahwa tidak semua hal bisa di kendalikan oleh manusia.

Terkadang atau bahkan sering kita hidup dalam kecemasan yang berlebihan. Cemas tentang pandangan orang lain tentang kita. Opini orang terhadap kehidupan yang kita jalani dan berbagai hal lainnya yang sebenarnya itu semua bukan sesuatu yang dapat kita kendalikan.

Buku ini mendorong pembacanya untuk dapat mengendalikan kecemasan itu. Fyi, kecemasan juga termasuk emosi negatif lho. Emosi negatif yang dapat kita kendalikan dengan baik nyatanya dapat merubah sedikit demi sedikit kehidupan yang kita anggap semerawut awalnya.

Saat ini Buku Filosofi teras sangat mudah kita temukan. Banyak toko buku yang menjual buku ini pada rak best seller mereka. Selain itu buku ini bisa di dapatkan di market place kesayangan teman-teman. Atau bisa langsung klik link dibawah ini ya! https://shopee.co.id/BEST-SELLER-!!-FILOSOFI-TERAS-(HENRY-MANAMPIRING)-i.34661210.2781088907?position=0

4. The Joy of Missing Out Oleh Tanya Dalton

5 Buku Self Improvement Bahasa Indonesia Terbaik Untuk Tumbuh Buku

FOTO : DOK. MIZANSTORE.COM

The joy of missing out alias bahagianya ketinggalan jaman, kok bisa?

Mungkin pertanyaan itu yang pertama kali muncul di benak para pembaca saat pertama kali membaca judul buku yang satu ini. The Joy of Missing Out merupakan lawan dari istilah Fear Of Missing Out yang kini sedang banyak menyerang orang-orang di Dunia.

Lalu apasih maksud dua istilah ini?

Fear of missing out (FOMO) adalah ketakutan akan ketinggalan informasi alias takut kudet! Nah joy of missing out (JOMO) muncul sebagai penawar bahwa nggak papa kok jadi kudet.

Fenomena FOMO membuat seseorang harus selalu merasa terkoneksi dengan dunia luar, harus selalu up to date sehingga merasa lelah dengan segala yang harus dilakukan setiap saat. Dan JOMO muncul agar seseorang bisa mengambil waktu dalam mengerjakan sesuatu dan menikmati apa yang dilakukan satu per satu semaksimal mungkin.

Dalam buku the joy of missing out, Tonya Dalton memberikan perspektif baru bahwa ketika seseorang merasa kewalahan, itu bukan efek dari mebludaknya kesibukan yang harus ia kerjakan, melainkan karena sulitnya menentukan untuk memulai dari mana. Ia meyakinkan bahwa melakukan lebih sedikit hal dalam satu waktu justru akan membuat seseorang lebih produktif karena ia bisa berkonsentrasi penuh terhadap pekerjaan tersebut.

Buku ini cocok banget dibaca buat orang-orang yang lagi merasa stress dan gagal mengelola hidupnya karena selalu merasa terdistraksi oleh banyak hal yang harus ia selesaikan. Buat kamu yang tertarik dengan buku ini, bisa beli di Shopee dengan menekan tulisan ini.

5. Jangan membuat masalah kecil jadi masalah besar oleh Richard Carlson

5 Buku Self Improvement Bahasa Indonesia Terbaik Untuk Tumbuh Buku

FOTO : DOK. EBOOKS.GRAMEDIA.COM

Buku terakhir yang berada di list buku self improvement terbaik datang dari Richard Carlson. Buku yang memiliki judul asli don’t sweat the small stuff ini membahas tentang 100 alasan mengapa kita tidak perlu mengeluhkan berbagai hal yang terjadi di hidup kita. Karena sering kali kita mengeluhkan banyak hal yang sebenarnya tidak begitu penting di hidup kita. Dan buku ini bertujuan mengubah perspektif tersebut.

Bersikap reaktif terhadap hampir semua permasalahan di hidup ini nyatanya membentuk diri kita selalu panik setiap suatu masalah terjadi. Kita sudah langsung menganggap hal tersebut masalah besar dan kesulitan menemukan solusinya. Padahal tidak semuanya begitu. Tidak semua masalah adalah masalah besar. Dengan membaca buku ini, penulis ingin membuat para pembacanya untuk tidak lagi selalu bersikap reaktif melainkan bisa menela’ah masalah tersebut terlebih dahulu dan bisa membuatnya menemukan perspektif baru.

Meskipun merupakan buku terjemahan, buku Jangan membuat masalah kecil jadi masalah besar tidak membosankan sama sekali. Pasalnya buku ini berisikan pengalaman-pengalaman pribadi dari klien Richard Carlson sendiri. Sehingga para pembacanya akan merasa relate dengan kondisi tersebut.

Jika tertarik untuk membeli buku ini, bisa melalui link berikut ini ya. https://shopee.co.id/Jangan-Membuat-Masalah-Kecil-Jadi-Masalah-Besar-Richard-Carlson-i.228597675.6817522430?ads_keyword=wkdaelpmissisiht&adsid=19513567&campaignid=11491132&position=1

Untuk ulasan atau rekomendasi buku / novel lainnya, bisa kunjungi Tulizan Buku & Novel!

What do you think?

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Sudah Lama Debut, 5 Aktor Ini Baru Dikenal Berkat Drama Populer yang Dibintanginya - SOCO by Sociolla

Lima Cara Menghadapi Karakter Tsundere Yang Artinya Cuek Tapi Sayang

Teaser dan Poster Web Drama 'The Mermaid Prince: The Beginning', Tayang 11 November

Empat Perbedaan dari Web Drama dan Drama Biasa Adalah Berikut Ini!