in

9 Langkah Mudah dalam Memilih Jenjang Karir

Ada kemungkinan jika suatu hari nanti Anda akan mengubah jalur karir. Sehingga, Anda mesti berfokus pada faktor-faktor yang mampu mendorong Anda untuk terus bertumbuh. Ini adalah upaya demi memperoleh pengalaman dan keterampilan secara professional. Itulah kenapa memilih jenjang karir adalah proses untuk merefleksikan keterampilan, minat, dan tujuan untuk hidup yang lebih baik ke depannya.

Lalu, bagaimana cara memilih jenjang karir yang tepat? Mengidentifikasi minat dan keterampilan adalah jawaban yang paling tepat. Namun, perluas wawasan Anda dengan mengetahui hal-hal berikut ini sebelum memutuskannya.

Apa itu Jenjang Karir?

Jalur karir merupakan posisi yang ditempati ketika Anda bertumbuh di bidang terkait. Ini tergantung pekerjaan pertama yang Anda dapatkan atau gelar sarjana yang diraih. Anda akan bergerak selangkah lebih maju dari sebelumnya ketika menambah pengetahuan dan keterampilan. Namun, ada yang bergerak berlawanan arah ketika mereka memutuskan untuk memilih jenjang karir yang berbeda.

9 Langkah Mudah dalam Memilih Jenjang Karir Karir
Source: aibworld.net

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Memilih Jenjang Karir?

Pikirkan secara matang tentang masa depan Anda. Ingatlah rencana ke depannya, tujuan, dan selaraskan dengan kepribadian Anda. Hal tersebut dapat memudahkan Anda untuk membuat keputusan yang tepat untuk waktu ke waktu.

Ikuti langkah berikut ketika memilih jenjang karir.

Petakan Tujuan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, mulailah dengan merefleksi diri. Tanyakan dan jawablah pertanyaan terkait kehidupan karir Anda selama ini. Refleksi aktif tersebut nantinya akan membantu Anda menentukan pilihan secara spesifik.

Pertanyaan berikut akan memudahkan Anda.

  • Apa yang diinginkan diri dalam karir?
  • Apakah nilai terpenting dalam diri?
  • Apakah minat diri?
  • Apa bakat dan kekuatan diri?
  • Apakah kegiatan yang paling dinikmati secara professional maupun di waktu luang?
  • Apa spesialis karir yang akan diambil ke depannya?

Setelah menjawab pertanyaan tersebut, Anda akan mendapatkan jawaban tentang di manakah potensi terbesar Anda. Tinjau ulang kembali seputar minat dan bakat yang selaras dengan tujuan Anda.

Buat Rencana Jangka Panjang

Setelah memetakan tujuan dan mengelompokkannya berdasarkan yang lebih penting, ini saatnya untuk membangun tiang utama karir. Perhatikan orang-orang di sekitar Anda dan lihat keberadaan mereka setelah berkarir selama bertahun-tahun. Kemudian, tentukan rencana jangka panjang dengan ilmu, pengalaman, dan bakat yang Anda miliki saat ini.

Anda dapat memilih jenjang karir dengan meneliti apa yang harus dilakukan setelah ini. Apakah Anda harus mengikuti program pelatihan, magang, atau pilihan lainnya. Dengan demikian, Anda dapat merencanakan kemajuan karir secara bertahap. Jangan lupa untuk mengatur waktu untuk melakukan evaluasi dan refleksi secara berkala.

Ikut Tes Kepribadian

Manusia memiliki tipe kepribadian yang dikelompokkan dalam beberapa garis besar. Untuk menentukannya, diperlukan beberapa metode atau tes tertentu yang perlu diikuti. Umumnya, tes tersebut berfokus pada bagaimana respon seseorang ketika berada dalam situasi tertentu. Tipe kepribadian yang berbeda tentunya mesti mendapatkan pengembangan kekuatan yang berbeda dengan minat yang juga berbeda.

Tes kepribadian berisi pilihan karir dengan tipe kepribadian terkait. Berikut adalah beberapa pilihan tes kepribadian yang dapat membantu Anda memilih jenjang karir.

1. Jungian Type Index

Jung Type Indicator atau JTI dikembangkan sebagai pengukur mengukur tipe kepribadian seseorang. Tes JTI berisikan 60 pertanyaan identifikasi. Setelah menjawab pertanyaan tersebut, peserta akan dibagi ke dalam empat dimensi. Extraversion-Introversion, Sensing-Intuiting, Thinking-Feeling, dan Judging-Perceiving.

2. Myers-Briggs Type Indicator

Myers-Briggs Type Indicator atau sering disebut dengan tes MBTI merupakan psikotes khusus yang digunakan untuk mengukur kecerdasan individu dan kematangan psikologis seseorang ketika membuat keputusan. Tes ini dikenalkan oleh Isabel Briggs Myers pada tahun 1940.

Umumnya, tes ini sering dipergunakan untuk menentukan arah karir individu. Sebelumnya, MBTI merupakan preferensi dari tes yang dikenalkan oleh Carl Gustav Jung. Beliau merupakan penulis buku Psychological Types di tahun 1921. Tes ini dimodifikasi lebih rinci dari sebelumnya. Sehingga memberikan hasil yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam memilih jenjang karir.

3. Kiersey Temperament Sorter

Keirsey Temperament Sorter (KTS) merupakan kuesioner kepribadian yang dirancang untuk membantu seseorang agar lebih memahami diri sendiri dan orang lain. KTS pertama kali diperkenalkan dalam sebuah buku yang berjudul “Please Understand Me”. KTS diidentifikasi oleh David Keirsey ke dalam empat kategori temperamen dasar individu yaitu Artisan, Guardian, Idealist, dan Rational.

Ini merupakan salah satu indikator psikologi yang sering digunakan di dunia. Khususnya bagi perusahaan di Amerika Serikat seperti Allstate, Coca-Cola, 7-Eleven, Bank of America, dan lainnya.

4. Enneagram Test

Tes Enneagram merupakan tes kepribadian yang juga paling sering digunakan. Nama tes ini berasa dari bahasa Yunani yaitu “ennea” dan “grammos”. Ennea memiliki arti sembilan, sedangkan grammos diartikan sebagai sesuatu yang digambarkan. Tes ini dikembangkan oleh psikolog Bolivia dan Psikiater Chili yang bernama Oscar Ichazo dan Claudio Naranjo sekitar tahun 1950.

Tes Enneagram mengelompokkan kepribadian individu ke dalam sembilan kategori yang digambarkan dalam sebuah diagram. Masing-masing kepribadian memiliki hubungan. Hasil tes ini dapat dikategorikan sebagai tes mendalam. Terdapat pembahasan mengenai kekuatan dan kelemahan, alasan kenapa seseorang berbuat sesuatu, perasaan, pemikiran, motivasi dan insting.

9 Langkah Mudah dalam Memilih Jenjang Karir Karir
Source: www.pitneybowes.com

Cek Minat Diri

Ini tergantung pada kepribadian setiap individu. Ya, setiap orang bisa saja memiliki minat yang sama, namun dengan pilihan karir yang berbeda. Cek kembali hobi, minat, dan pengalaman untuk mengetahui aktivitas apa yang disukai. Buatlah daftar aktivitas untuk mengerucutkan pilihan karir meskipun hal tersebut keluar dari jalur professional.

Hal tersebut dapat digunakan untuk melamar pekerjaan jangka pendek atau kegiatan volunteer. Tentunya, ini sangat bermanfaat untuk memilih jenjang karir baru. Jika dibutuhkan, Anda dapat mengikuti program sertifikasi sesuai dengan bidang yang diminati.

Berikan Penilaian terhadap Keahlian Saat Ini

Caranya mudah! Buatlah daftar sertifikasi, keahlian, hingga apa yang menjadi kekuatan Anda saat ini. Mintalah feedback dari kolega atau teman kantor terkait keterampilan interpersonal, teknis, dan manajemen. Evaluasi diri seperti ini akan memudahkan Anda menemukan pilihan karir dengan mudah.

Kenali Nilai Inti pada Diri

Ini bertujuan agar Anda dapat berfokus dalam menemukan bidang karir mana yang disukai. Tulislah daftar kualitas yang dirasa penting bagi perusahaan. Hal tersebut nantinya akan memudahkan Anda dalam menemukan pekerjaan dengan nilai deskripsi yang sama.

Tinjau Ulang Pengalaman

Selain berfokus pada kekuatan dan kelemahan diri, memilih jenjang karir juga dapat dilakukan dengan meninjau ulang pengalaman. Cek apa saja yang sudah dikuasai pada karir sebelumnya. Itu termasuk bidang yang Anda geluti dan posisi yang pernah diduduki sebelumnya.

Cek Kualifikasi Pekerjaan

Pekerjaan tertentu terkadang memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh pelamar. Entah itu pendidikan, gelar, atau posisi yang akan dilamar. Cek kembali mengenai kualifikasi apa saja yang diinginkan oleh perusahaan terkait. Lalu, evaluasi diri Anda apakah Anda memenuhi kualifikasi perusahaan tersebut atau tidak.

Jangan kecewa jika itu bukan Anda. Memilih jenjang karir tidak hanya berfokus pada satu pilihan karena tersedia banyak kategori jika Anda pintar melihat peluang.

Pertimbangkan Gaji yang Ditawarkan

Cukup atau tidaknya gaji tergantung pada kebutuhan dan gaya hidup seseorang. Jadi, bijaklah dalam menentukan target kebutuhan. Setelah itu, cek kembali potensi Anda, jam kerja, dan fasilitas lainnya. apakah sesuai dengan gaji yang ditawarkan atau tidak.

Nah, itulah sembilan langkah mudah dalam memilih jenjang karir. Kenali kualitas diri dan gali terus potensi Anda demi keberlangsungan karir Anda.

Itulah artikel mengenai “9 Langkah Mudah dalam Memilih Janjang Karir”. Untuk tips seputar karir lainnya, kamu bisa kunjungi Tulizan Karir.

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Karir

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

7 Aplikasi Offline dan Online pdf Converter Word

YG Entertainment says G-Dragon is getting ready to come back | allkpop

Mengenal G Dragon Pacar Jennie Blackpink Dari Fakta Tentang Dirinya