in

Apakah Gelar Akademik itu Penting bagi Pengusaha?

Bisnis bisa saja menjadi pilihan bagi banyak orang. Mereka dapat terjun ke dunia ini bahkan tanpa keahlian tertentu. Mungkin, menggeluti bidang kewirausahaan atau bisnis tidak memerlukan gelar akademik. Bagi pengusaha, mereka dapat mempelajari hal terkait seiring dengan berjalannya waktu.

Walaupun demikian, Anda mesti memiliki keunggulan. Apa yang membuat orang lain tertarik untuk memakai produk atau jasa dari bisnis Anda. Jika Anda memilih untuk terjun ke dunia bisnis tanpa gelar akademik, bukan berarti bahwa bisnis tidak dapat berkembang menjadi lebih baik.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Kerja keras adalah kunci satu-satunya untuk menjaga agar bisnis tetap hidup. Belajar dan terus belajar dapat melahirkan inovasi bisnis yang lebih baik. Ya, ilmu bisnis dapat dicari dan dipelajari tanpa harus mendaftarkan diri di perguruan tinggi berbasis ilmu bisnis.

Pro Kontra Gelar Akademik bagi Pengusaha

Jika dibandingkan, dunia bisnis saat ini dan sepuluh tahun yang lalu mengalami pergeseran yang signifikan. Multitasking dan kerja keras adalah kunci utama dalam menjalankan bisnis di masa lalu.

Tentunya, hal tersebut tidak berlaku bagi dunia bisnis saat ini. Kewirausahaan atau bisnis bukanlah pilihan yang langka di perguruan tinggi. Dikutip dari feedough.com, lebih dari 200 perguruan tinggi menawarkan gelar akademik di bidang bisnis.

Pro

  • Mengikuti kursus kewirausahaan di lingkungan pendidikan formal membantu Anda belajar dari para professional. Mereka dapat mengajarkan Anda tentang beragam aspek bisnis yang tidak terbatas.
  • Ketika Anda bersaing untuk mendapatkan pendanaan venture capital (VC), gelar akademik dapat menambah keunggulan bagi pengusaha. Ini juga menjadi salah satu landasan kenapa binis Anda mesti didanai.
  • Gelar akademik di bidang bisnis menjadi pembeda antara Andaa dan pebisnis lainnya dalam mengembangkan ide.

Kontra

Gelar akademik bagi pengusaha dapat memberikan nilai lebih bagi bisnisnya. Namun, ini bukan berarti bahwa pengusaha yang bergelar akademi tidak menghadapi kesulitan dalam merintis bisnisnya. Mereka mengalami kerugian dari sisi uang dan waktu.

  • Jika Anda tergabung dalam program universitas, dibutuhkan investasi waktu untuk menghadiri kelas, mengerjakan tugas, dan lainnya.
  • Anda harus mempertimbangkan secara matang apakah investasi waktu tersebut sepadan dengan keadaan diri saat ini.
  • Biaya merupakan keluhan utama dalam meraih gelar akademik bagi pengusaha. Belajar penuh waktu di universitas ternama mungkin akan memakan banyak biaya. Anda perlu mengevaluasi apakah investasi tersebut sepadan dibandingkan dengan hanya mengikuti kelas online saja.

Mendapatkan gelar akademik bagi pengusaha memang membutuhkan perjuangan yang ekstra. Anda dapat mengatasinya dengan mengikuti kursus online. Sebelumnya, pastikan kursus tersebut memberikan ilmu yang lengkap seputar bisnis. Anda juga bisa menemukan pilihan lainnya dengan menemukan video terkait bisnis di YouTube seperti channel Robert Sapolsky, Danny Kahneman, dan lainnya.

Apakah Gelar Akademik itu Penting bagi Pengusaha? Entrepreneur
Source: aaysrental.com

Pengaruh Gelar Akademik bagi Perjalanan Bisnis

Apakah gelar akademik itu berguna bagi perjalanan bisnis ke depannya? Tidak sedikit yang berpedoman bahwa gelar akademik tidak memiliki pengaruh yang signifikan akan kelangsungan bisnis. Misalnya seperti Steve Jobs, Bill Gates, dan Mark Zuckerberg. Seperti yang diketahui bahwa mereka adalah pengusaha sukses di tengah kegagalan pendidikan mereka.

Meskipun demikian, gelar akademik kewirausahaan memastikan semua dasar bisnis mencakup apa yang dibutuhkan pengusaha di kemudian hari. Feedough.com mengutip hasil survei yang menyatakan bahwa sekitar 24 juta orang Amerika memilih memutar haluan ke dunia bisnis atau wirausaha.

Terlepas dari berpengaruh atau tidaknya, gelar akademik bukan tentang penunjang kesuksesan. Melainkan sebagai strategi untuk mempersiapkan diri dari kegagalan yang tidak terduga. Selain itu, gelar akademik bagi pengusaha mencakup semua jenis topik yang memiliki nilai abadi yang bisa diterapkan di berbagai bisnis. Gelar tersebut akan tetap berharga meskipun berpindah ke bisnis yang lain. Jika sebuah ide atau startup gagal, pengusaha profesional akan beralih ke ide berikutnya.

Berbisnis memang bukanlah hal yang mudah. Bahkan pelaku bisnis besar seperti Google, Amazon, dan Microsoft pun pernah menghadapi kegagalan. Dilansir dari feedough.com, pelaku bisnis hanya memiliki 10% peluang untuk sukses. Persentase bisnis yang mampu bertahan hingga lima tahun hanya sebesar 50%. Diperkirakan hanya sekitar 33% startup yang dapat bertahan hingga sepuluh tahun.

Materi Pembelajaran Sekolah Bisnis

Apa saja yang dipelajari di bangku perkuliahan bisnis? Biasanya, terdapat mata kuliah kewirausahaan yang ditawarkan. Anda akan belajar lebih banyak tentang keterampilan dunia nyata dibandingkan hal-hal teoritis.

Kurikulum kewirausahaan mencakup beberapa hal berikut ini.

  • Model bisnis
  • Modal usaha
  • Meningkatkan Modal Wirausaha
  • Pemasaran Wirausaha
  • Kepemimpinan Wirausaha
  • Keuangan Wirausaha
  • Keuangan untuk Perusahaan yang Sedang Berkembang
  • Kewirausahaan Perusahaan
  • Operasi dan Rantai Pasokan Global
  • Prinsip Bisnis Internasional
  • Kewirausahaan Internasional
  • Kewirausahaan Teknologi
  • Pemasaran dan Kinerja Bisnis
  • Penjualan dan Komunikasi Profesional
  • Manajemen Inovasi dan Teknologi Baru
  • Riset Pasar
  • Pengembangan Produk Baru
  • Desain dan Pemasaran Produk yang Berkelanjutan
  • Kewirausahaan Sosial dan Perubahan Sosial
  • Penerapan Kewirausahaan Sosial
  • Hukum Perusahaan yang Berkembang
Apakah Gelar Akademik itu Penting bagi Pengusaha? Entrepreneur
Source: venturebeat.com

Gelar Bisnis vs Gelar Kewirausahaan

Apakah gelar bisnis sama dengan gelar dalam kewirausahaan? Penting untuk menunjukkan perbedaan antara gelar bisnisdan gelar dalam kewirausahaan. Dengan gelar bisnis atau pendidikan bisnis, Anda belajar bagaimana sukses sebagai manajer dalam organisasi yang ada. Dengan gelar kewirausahaan, Anda belajar lebih banyak tentang memulai usaha baru.

Ini karena pendidikan bisnis sudah ada sejak lama. Spesialisasi dan kurikulum mereka juga didefinisikan dengan baik. Gelar Master of Business Administration (MBA) berspesialisasi dalam pemasaran, penjualan, keuangan, atau sumber daya manusia. Kurikulum MBA juga memiliki landasan yang menyeluruh dan pengetahuan yang mendalam terkait jurusan tersebut.

Setelah menyelesaikan gelar MBA, Anda bergabung dengan perusahaan tradisional dan memiliki kemajuan karir di bidang spesialisasi pilihan Anda. Pada akhirnya, Anda bisa menjadi manajer senior yang sesuai dengan keterampilan dan dedikasi yang cukup. Jalur karir setelah mengejar gelar MBA didefinisikan dengan baik dan lebih cocok bagi mereka yang ingin mengikuti perjalanan karyawan.

Ini tentunya berbeda dengan gelar kewirausahaan. Gelar Kewirausahaan tidak disertai dengan jalur karir atau penempatan terbaik. Jalur karir setelah gelar Kewirausahaan adalah kebalikan dari ‘terdefinisi dengan baik’. Pengusaha membutuhkan keterampilan dan seperangkat ilmu seputar ekonomi, teknologi, psikologi, dan biologi perilaku.

Pemasar perlu mempelajari ilmu psikologi untuk mengetahui tren baru yang sedang digandrungi masyarakat saat ini. Selain itu, Anda harus menjadi komunikator yang baik untuk bisa mengajak orang lain menggunakan produk atau jasa Anda.

Bagian yang terpenting dari semuanya adalah Anda perlu membina hubungan yang produktif dengan beberapa pemangku kepentingan. Di antaranya adalah karyawan, mitra, klien, pemodal, dan lainnya.

Gelar dalam kewirausahaan memberikan keterampilan ini. hal tersebut bernilai setiap sen dan waktu yang akan dihabiskan untuk mendapatkannya.

Untuk tips seputar karir lainnya, kamu bisa kunjungi Tulizan Karir.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mouse Jadi Drama Maret 2021 Yang Wajib Ditonton, Ini Sinopsis nya!

Ilmu Finansial Dasar Yang Wajib Diketahui