in

Cara Memilih Karir yang Tepat dan Peluang Karir Impian

Apakah Anda pernah merasa terjebak dalam sebuah pekerjaan? Atau bahkan sedang mempertimbangkan karir yang tengah dijalani saat ini? Jika iya, apa yang Anda lakukan? Apakah berhenti bekerja adalah jalan terbaik? Bagaimanakah cara memilih pilihan karir yang tepat?

Cobalah renungkan!

Sudahkah Anda Menemukan Pekerjaan yang Bermakna?

Mengingat begitu banyak waktu yang dihabiskan di tempat kerja, bepergian ke dan dari tempat kerja, hingga memikirkan pekerjaan. Itu pasti memainkan peran besar dalam hidup.

Ketidakpuasan atau rasa bosan dapat menimbulkan dampak serius pada kesehatan fisik dan mental. Anda mungkin merasa lelah dan frustrasi, cemas, tertekan, atau tidak dapat menikmati waktu di rumah. Karena mengingat waktu bekerja akan datang.

Harus berkonsentrasi pada tugas-tugas dalam waktu lama yang menurut Anda biasa, berulang, atau tidak memuaskan dapat menyebabkan stress tingkat tinggi. Terlebih lagi, jika Anda merasa pekerjaan itu tidak bermakna dan bermanfaat. Bahkan sulit untuk menghasilkan upaya dan antusiasme yang diperlukan untuk memajukan karier Anda.

Jadi, bagaimana caranya untuk mendapatkan kepuasan dan makna dari pekerjaan Anda? Pada akhirnya, Anda hanya memiliki dua pilihan untuk menemukan kepuasan di tempat kerja:

  1. Mencintai karir yang tengah dijalani saat ini, atau;
  2. Memilih karir yang tepat.

Telitilah opsi tersebut dengan menyadari kekuatan Anda, memperoleh keterampilan baru, serta mengumpulkan keberanian untuk membuat perubahan. Setelahnya, Anda dapat menemukan jalur karir yang tepat. Meskipun Anda terjebak dalam posisi yang tidak disukai, masih ada cara untuk menemukan lebih banyak kepuasan tanpa peluang perubahan yang realistis.

Ketika Mengubah Karir Bukanlah Pilihan yang Tepat dan Realistis

Memiliki pekerjaan yang monoton membuat Anda rentan terhadap stres dan kelelahan. Seperti pekerjaan yang membuat Anda terburu-buru. Itu bisa sama berbahayanya bagi kesehatan mental layaknya seorang pengangguran.

Cobalah untuk menemukan nilai dalam peran. Fokus pada aspek pekerjaan yang disukai, meskipun itu hanya mengobrol dengan rekan kerja saat makan siang. Mengubah sikap terhadap pekerjaan bisa membantu Anda mendapatkan kembali tujuan dan kendali.

Temukan keseimbangan dalam hidup. Jika pekerjaan atau karir saat ini bukanlah sesuatu yang diinginkan, temukanlah makna dan kepuasan di tempat lain. Misalnya dalam keluarga, minat, atau hobi setelah melakukan pekerjaan.

Cobalah untuk bersyukur karena memiliki pekerjaan. Setidaknya, Anda bisa memenuhi segala kebutuhan dengan pekerjaan saat ini. Untuk mengurangi stress, sempatkan diri menghabiskan waktu bersama keluarga atau sekedar jalan-jalan.

Menjadi sukarelawan di tempat kerja dan di luar pekerjaan. Setiap bos menghargai karyawan yang menjadi sukarelawan untuk proyek baru. Melakukan tugas baru dan mempelajari keterampilan baru di tempat kerja dapat membantu mencegah kebosanan dan meningkatkan resume Anda.

Selain itu, menjadi sukarelawan di luar pekerjaan dapat meningkatkan kepercayaan diri, mencegah depresi, dan bahkan memberi pengalaman kerja, dan kontak yang berharga di lingkup yang diminati.

Berteman di tempat kerja. Memiliki teman untuk mengobrol dan bercanda di siang hari dapat membantu menghilangkan stres karena pekerjaan yang tidak memuaskan, meningkatkan kinerja pekerjaan, atau sekadar membuat Anda mampu melewati hari yang berat.

Cara Memilih Karir yang Tepat dan Peluang Karir Impian Karir
Source: thebalancecareers.com

Menjelajahi Peluang Karir

Anda dapat memilih karir yang tepat dengan menjelajahi peluang karir dengan mengikuti langkah berikut ini.

  1. Fokus pada hal-hal yang disukai. Hal tersebut meliputi apa yang diimpikan dan apa yang biasanya dinikmati. Lalu catatlah apa yang terlintas dalam pikiran, walaupun terkesan mustahil untuk diwujudkan.
  2. Cari petunjuk di mana-mana. Catat proyek yang dapat membangkitkan imajinasi. Renungkan kisah orang yang dikagumi. Lalu, tanyakan pada diri sendiri mengapa aktivitas tertentu membuat Anda bahagia dan perhatikan ketika Anda benar-benar menikmati diri sendiri.
  3. Sabar. Ingatlah bahwa pencarian dalam memilih karir yang tepat mungkin memakan waktu. Jadi, nikmati prosesnya dan introspeksi tentang apa yang sudah dilakukan sejauh ini.

Hambatan dalam Memenuhi Karir

Selalu menjadi hal yang menantang dalam mempertimbangkan perubahan besar bagi hidup. Pastinya terdapat banyak alasan mengapa mengubah karir bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Berikut adalah hambatan umum yang mungkin terjadi.

  • Terlalu banyak pekerjaan untuk mengubah karier.
  • Berpikiran bahwa terlalu tua untuk mengubah karir.
  • Tidak memiliki cukup keterampilan untuk mempertimbangkan karir baru.
  • Merasa terlalu nyaman

Lalu, bagaimana jika Anda sudah terlanjur kehilangan karir, namun belum kunjung mendapatkan karir baru yang menyenangkan? Hal dibutuhkan adalah berusaha untuk menemukan karir yang tepat dengan trik jitu. Mau tak mau, Anda juga harus memanfaatkan link dan relasi yang terhubung.

Trik Jitu Memilih Karir yang Tepat

Menjadi pengangguran atau setengah menganggur bisa menimbulkan stress yang berkepanjangan. Ini dapat meningkatkan tekanan dalam memenuhi pembiayaan dan kebutuhan ekonomi lainnya. Anda mungkin merasa malu karena tidak bekerja bahkan kehilangan identitas.

Namun, ambillah sisi baik ketika menjadi pengangguran. Hal tersebut memberikan kesempatan untuk merefleksikan jalur karir. Jika Anda telah mempertimbangkan bidang baru, inilah saatnya untuk meneliti opsi dan melihat peluang karir yang cocok bagi Anda. Bahkan Anda berpeluang untuk mendapatkan posisi yang jauh lebih kuat dibandingkan mempertahankan pekerjaan sebelumnya.

Cara Memilih Karir yang Tepat dan Peluang Karir Impian Karir
Source: tripsavvy.com

Pertama, Memilih Karir yang Tepat dengan Mengidentifikasi Bakat

Bagaimana Anda menerjemahkan minat menjadi karir baru? Lakukan sedikit riset untuk menemukan jawabannya. Atau, Anda bisa melakukan hal berikut ini.

  • Tes karir, mengikuti tes minat bakat secara online ataupun offline.
  • Meneliti karir tertentu, bisa saja tentang pengaruh pekerjaan tersebut bagi lingkungan Anda dan seberapa besar gaji yang bisa Anda dapatkan.
  • Informasi dan dukungan relasi.

Kedua, Evaluasi Keterampilan dan Kekuatan

Setelah memiliki gambaran umum tentang jalur karir Anda, luangkan waktu untuk mencari tahu keterampilan apa yang dimiliki dan dibutuhkan. Ingat, Anda tidak sepenuhnya memulai dari awal. Bisa jadi Anda sudah memiliki beberapa keterampilan yang dapat ditransfer bahkan dapat diterapkan di semua bidang, seperti:

  • Pengalaman kepemimpinan dan manajemen
  • Komunikasi lisan maupun tertulis
  • Perencanaan program dan penelitian
  • Mediasi dan resolusi konflik
  • Melek teknologi
  • Kemampuan berbahasa asing

Untuk menemukan keterampilan karir, pertimbangkan hal berikut:

  • Jangan membatasi diri Anda hanya pada pengalaman di tempat kerja. Pikirkan hobi, pengalaman hidup, organisasi, atau kegiatan kemanusiaan.
  • Membuat daftar pencapaian diri. Mulailah memikirkan keterampilan yang dimiliki. Ini bisa menjadi pendorong kepercayaan diri yang luar biasa untuk menyadari semua bakat yang telah dikembangkan.
  • Bertukar pikiran dengan teman, kolega, atau mentor tepercaya untuk membantu Anda mengartikulasikan keterampilan diri dengan lebih baik di masa mendatang.

Ketiga, Pertimbangan Memulai Bisnis

Jika Anda merasa lelah karena perjalanan yang panjang atau bos yang sulit, gagasan untuk bekerja sendiri bisa menjadi sangat menarik. Anda dapat menemukan pasar yang sempurna bahkan dalam perekonomian yang lambat.

Hal tersebut bergantung pada spesialisasinya. Beberapa perusahaan lebih suka merampingkan peringkat mereka dan bekerja dengan vendor luar. Namun, sangat penting untuk memahami realitas kepemilikan bisnis dan melakukan pekerjaan rumah.

Pastikan Anda berkomitmen dan bersemangat tentang ide bisnis Anda. Tidak seperti memilih karir yang tepat, Anda akan lebih menghabiskan banyak waktu untuk memulai. Juga berkemungkinan memerlukan waktu yang cukup lama untuk menikmati keberhasilan bisnis.

Mementingkan penelitian. Luangkan waktu untuk menganalisis bidang minat Anda. Apakah Anda memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi? Terutama jika Anda sedang mempertimbangkan bisnis online. Seberapa besar kemungkinan wilayah Anda akan dialihdayakan? Apa rencana bisnis dan siapa calon investor Anda?

Harapkan pendapatan terbatas atau tidak sama sekali untuk memulai. Terutama dalam beberapa bulan pertama. Anda sedang membangun pondasi dan mungkin memiliki biaya awal yang mengimbangi keuntungan awal. Pastikan Anda memiliki rencana tentang cara mengatasinya selama periode ini.

Keempat, Mengelola Transisi Karir

Atur kecepatan diri, namun tidak mengambil kemungkinan secara menyeluruh. Ini karena memilih karir yang tepat tidak terjadi dalam semalam. Bangunlah karir dengan komitmen dan motivasi. Bagi tujuan besar menjadi tujuan yang lebih kecil. Lalu, cobalah untuk mencapainya. Setidaknya, satu hal kecil setiap hari demi menjaga momentum tetap berjalan.

Mulailah membangun karir secara perlahan. Luangkan waktu untuk membangun jaringan, menjadi sukarelawan, dan bahkan bekerja paruh waktu di bidang baru sebelum berkomitmen sepenuhnya.

Hal tersebut tidak hanya membuat transisi menjadi lebih mudah. Tetapi Anda akan memiliki waktu untuk memastikan bahwa Anda berada di jalur yang benar. Lebih lagi dalam membuat perubahan yang diperlukan sebelum bekerja penuh waktu di bidang baru.

Memilih karir yang tepat juga membutuhkan jiwa dan raga yang sehat. Jaga diri Anda. Cerdaslah mengelola stres, makan dengan benar, dan meluangkan waktu untuk tidur, berolahraga, dan orang-orang tersayang. Hal tersebut dapat memastikan Anda memiliki stamina yang cukup untuk menghadapi perubahan besar di masa depan.

Untuk tips seputar karir lainnya, kamu bisa kunjungi Tulizan Karir.

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Karir

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
hipwee-17793-720x422.jpg

Cara Mendekati Gebetan Lewat Chatting Dijamin Cepat Jadian

Beberapa Kebiasaan Yang Membuat Tagihan Menumpuk dan Boros