in

Deretan Novel Karangan Sydney Sheldon Terbaik Sepanjang Massa!

Sydney Sheldon adalah salah satu penulis novel terbaik yang pernah lahir di dunia. Karya-karyanya khas yang bergenre novel kriminal dan thriller punya komunitas pembaca yang kuat membuat namanya semakin besar di dunia kepenulisan. Tidak hanya dalam bentuk novel,karya-karya Sidney Sheldon juga lahir dalam drama dan film Broadway. Sementara karya televisinya juga sangat terkenal dan berlangsung selama 20 tahun, diantaranya adalah I Dream of Jeannie (1965-1970), Hart to Hart (1979-1984), dan The Patty Duke Show (1963-1966).

Sebagai penulis terlaris lebih dari lima dekade, novel Sidney Sheldon melanjutkan warisannya, bahkan setelah kematiannya meninggalkan kekosongan besar pada tahun 2007.

Meski Sidney Sheldon telah meninggalkan penggemarnya lebih dari satu dekade lamanya, tetapi 18 novelnya terus menemukan pembaca baru setiap hari bahkan telah terjual lebih dari 300 juta kopi di seluruh dunia. Jika Anda baru mengenal Sidney Sheldon dan bertanya-tanya buku mana yang harus diambil lebih dulu, inilah tiga Novel Terbaik Sydney Sheldon yang menjadi favorit dan harus dibaca pecinta novel kriminal!

1. If Tomorrow Comes

Deretan Novel Karangan Sydney Sheldon Terbaik Sepanjang Massa! Buku

Foto : Dok. Goodreads.com

Di daftar pertama novel terbaik sydeny Sheldon ada If Tomorrow Comes. Novel ini bercerita tentang Tracy Whitney, yang muda, cantik, dan cerdas, akan menikah dan menjadi bagian dari keluarga yang kaya dan glamor. Namun, tiba-tiba ia dikhianati, dijebak oleh geng mafia yang keji, ditinggalkan oleh lelaki yang dicintainya. Hanya berkat kecerdikannya ia bisa menyelamatkan diri dan membalas dendam. Tak salah jika “If Tomorrow Comes” adalah salah satu novel terbaik karya sidney sheldon. Karena karya fiksi ini menegangkan yang tidak akan membiarkan kamu berhenti mencari tahu isi dari setiap lembar buku berhalaman 696 ini.  Sidney Sheldon membangun telah menulis buku sedemikian rupa sehingga setiap halaman mendebarkan.

Setiap kejadian membuat Anda takjub dan tidak percaya. Protagonis, Tracy Whitney, seperti yang digambarkan oleh penulisnya adalah seorang wanita cantik dengan pikiran jenius yang mutlak. Cerita awalnya berlatar di Philadelphia dan New Orleans dan berlanjut ke London, Paris dan Madrid.

Tracy Whitney adalah wanita berpenampilan spektakuler berusia pertengahan dua puluhan dengan wajah cantik dengan mata berbina dan memiliki tubuh atletis. Digambarkan memiliki kecerdasan diatas rata-rata, Tracy bekerja untuk sebuah bank di Philadelphia dan melakukan pekerjaannya dengan sangat sempurna. Tracy sedang mengandung bayi pacarnya, Charles. Charles adalah pria dengan latar belakang berkelas dan termasuk dalam salah satu keluarga terkaya dan paling terkenal di Philadelphia.

Ceritanya dimulai ketika ibu Tracy, Doris Whitney, menelepon putrinya karena dia ingin mendengar suaranya untuk terakhir kalinya saat Doris terus bunuh diri. Alasan bunuh diri Doris Whitney adalah misteri bagi semua orang. Namun, lebih jauh dalam cerita tersebut, Tracy menemukannya. Doris telah ditipu oleh seorang pria bernama Joe Romano. Joe Romano adalah orang paling berkuasa di New Orleans. Saat itu, Tracy tidak menyadari kekuatan mereka. Tracy memperkarakan kasus terhadap Joe terhadap ibunya. Namun, sesuai dugaan pembaca, Tracy yang menjadi salah satu korban “hukum tebang pilih” dijebloskan ke penjara.

Deretan Novel Karangan Sydney Sheldon Terbaik Sepanjang Massa! Buku

Foto : Dok. Freepik.com

Kehidupan di penjara sangat mengerikan. Perlakuan terburk yang didapatinya ialah yang terburuk dari semuanya. Tracy tidak pernah cocok di sana. Dia telah membuat banyak rencana untuk melarikan diri, namun, sebelum dia mengeksekusi salah satunya, dia menemukan jalan keluarnya. Memiliki hati yang bersih dan sikap tidak mementingkan diri membuatnya sulit untuk menjalankan rencanya. Dia berada di sana karena kesalahan yang dituduhkan Romano padanya dan ditipu oleh pengacaranya, Fornati. Charles, pacarnya yang sangat disayanginya telah meninggalkannya. Sekarang, selama di penjara, Tracy dipenuhi dengan kebencian. Benci Romano, Benci untuk Orsatti, Benci untuk Fornati, Benci untuk Charles. Suatu hari yang cerah, kebencian itu menghilang. Itu telah mengambil bentuk baru. Balas dendam.

Ceritanya memiliki serangkaian lika-liku indah yang membuat buku ini tetap hidup di setiap tahap. Meskipun ditulis pada tahun 80-an, ini adalah buku yang jauh lebih maju dari zamannya. Setiap kejadian yang saya nyatakan adalah konsekuensi dari sejuta kejadian yang tidak terduga. Sheldon menghubungkan akhir buku dengan bagian sebelumnya sehingga akan membuat Anda terpesona. Buku ini adalah mahakarya dan harus dibaca jika Anda ingin mencoba petualangan dalam sebuah buku. Tracy yang penuh dendam pun merencanakan balas dendamnya kepada orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya di balik jeruji besi.

2. Tell Me Your Dreams

Deretan Novel Karangan Sydney Sheldon Terbaik Sepanjang Massa! Buku

Foto : Dok. En.wikipedia.org

Novel ini menceritakan tiga wanita cantik: Ashley Patterson, Toni Prescott & Alette Peters yang masing-masing jadi tersangka pembunuhan sadis terhadap pria-pria yang berbeda. Ketiga wanita tersebut punya karakter dan sifat yang saling bertolak belakang satu sama lainnya. Ashley cenderung paranoid dan gampang cemas. Toni adalah tipe wanita yang boldfearless, liar dan mudah berbuat seenaknya. Sedangkan Alette berjiwa artistik dan pemalu. Uniknya, mereka bekerja di perusahaan yang sama dan mereka cenderung tidak memiliki kecocokan satu sama lain.

Seiring berjalannya cerita, pembaca diberi gambaran secara mendetail tentang rumitnya proses persidangan kasus-kasus tersebut. Klimaks dari cerita terletak pada bagian saat fakta mengenai tersangka mulai terungkap selama persidangan. Masa lalu tersangka yang kelam, hubungannya dengan kaum pria di masa lalu yang berakhir buruk, trauma akibat abuse yang dialaminya di masa kanak-kanak dan kondisi psikologis yang tidak stabil digambarkan secara jelas namun dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti.

Argumen dari psikiater yang menyatakan bahwa tersangka memiliki gangguan psikologis yang umumnya tidak dapat digunakan sebagai argumen pembelaan bagi tersangka pembunuhan juga diceritakan secara mendetail. Psychological disorder adalah main theme dari novel ini. Dalam novel ini, diceritakan pula hubungan yang kompleks antara tersangka dan pengacaranya. Seiring berjalannya cerita, pembaca juga bisa lihat alur proses berpikir tersangka yang sangat dipengaruhi kondisi psikologisnya. Novel ini diceritakan dari 3rd person’s point of view.

Sidney Sheldon menulis dengan apik. Tidak ada deskripsi betele-tele yang biasanya aku dapatkan di buku-buku terjemahan, hihi. Ketegangan tetap diolah sedemikian asyik dari awal hingga akhir. Yaaah, walaupun ditengah-tengah sudah ketahuan siapa yang membunuh, tapi mendapatkan fakta akan motif pembunuhan itu lebih menegangkan lagi. Tak heran jika Tell me your dreams masih tetap bercokol sebagai salah satu novel terbaik Sydney Sheldon sepanjang massa.

3. The Stars Shine Down

Deretan Novel Karangan Sydney Sheldon Terbaik Sepanjang Massa! Buku

Foto : Dok. Amazon.in

Novel terakhir yang berada dalam list novel terbaik Sydney Sheldon adalah ‘The Stars Shine Down’. Novel ini ditulis dua puluh lima tahun yang lalu. The Stars Shine Down ini mengungkap kerepotan yang dialami wanita di dunia korporat. Yang tragis dari membacanya di masa sekarang adalah menyadari fakta bahwa tidak ada yang berubah. Dalam buku ini, dikisahkan,Lara Cameron, sang protagonis, harus bekerja lebih keras hanya untuk mendapatkan rasa hormat yang sama seperti rekan prianya. Karena memiliki ketabahan untuk melangkah ke industri yang didominasi pria, dia mengalami pelecehan seksual yang tak terhitung jumlahnya. Pada waktunya, dia tumbuh tangguh terhadapnya dan mengambil sikap untuk dirinya sendiri.

Seperti banyak pengusaha muda sebelumnya, Lara memasuki industri membangun gedung dengan tujuan menjadi taipan semalam. Ada banyak orang yang mencoba memanfaatkan keinginannya untuk sukses ketika dia baru memulai. Dia ditawari kontrak dengan karunia yang tak terbayangkan. Akhir dari kesepakatannya adalah sesuatu yang tidak dapat dikompensasikan dengan uang dalam jumlah berapa pun – bermalam di kamar motel. Di akhir semua ini, dia masih berada di ambang penipuan jutaan orang.

Karakter wanita yang kuat menjadi ciri khas dari Sidney Sheldon. Ia telah mengungkapkan pendiriannya tentang feminisme dalam novel The Stars Shine Down ini. Plotnya berkisar pada Lara Cameron. Ini mengikuti perjalanannya, saat ia berkembang dari seorang gadis kecil, pemalu, tapi pemberani, yang melakukan pekerjaan dapur, ke transformasi murah hati menjadi pengembang real estate, Iron Butterfly.

Itulah artikel mengenai “Deretan Novel Karangan Sydney Sheldon Terbaik Sepanjang Massa!”. Untuk ulasan atau rekomendasi buku / novel lainnya, bisa kunjungi Tulizan Buku & Novel!

What do you think?

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Butuh Ketegangan? Tonton 8 Film tentang Pembajakan Ini

Youth of May” Director Talks About Its Historical Setting + Lee Do Hyun And Go Min Si Talk About Going From Playing Siblings To Lovers | Soompi

Sinopsis Youth of May Yang Bercerita Tentang Peristiwa Tahun 1980