in

Enam Kesalahan Tokoh Antagonis Dalam Film Superhero

Karakter antagonis terutama dalam film superhero biasanya merupakan penjahat dengan misi ingin menaklukan dunia. Sebenarnya penulis dan sutradara sama-sama bertugas untuk menampilkan karakter tersebut dengan motivasi yang logis sehingga tampak nyata. Pasalnya sebagian besar film superhero selalu memperlihatkan kekalahan dari para penjahat dengan sejumlah alasan yang apabila diperhatikan memiliki pola serupa. Alasan kekalahan bukan karena karakter protagonis lebih hebat tetapi secara umum karena kesalahan karakter antagonis yang mereka lakukan dalam film. Lagi pula karakter antagonis memiliki peran yang sama penting dengan karakter protagonis untuk menghidupkan konflik dalam sebuah film.

Sebenarnya ada banyak banyak pemeran antagonis yang cukup sukses memerankan karakternya dengan akting terbaik. Sehingga tidak jarang mereka mendapatkan banyak apresiasi kekanguman atas usaha mereka tersebut. USA Today merangkum pemeran antagonis terbaik yang mendapatkan apresiasi berdasarkan peringkat kejahatan, efektivitas dan kualitas di film. Pertama adalah kejahatan yang dilakukan Thanos dalam film Avengers: Endgame. Karakter tersebut begitu sangat berkesan karena dia berhasil menemukan cara menjadi penjahat paling buruk di setiap jagat raya sekali lagi. Kedua adalah karakter Sue Ann yang diperankan oleh Octavia Spencer dalam Ma. Awalnya dia tampak sebagai sosok wanita paruh baya nan kesepian saja. Padahal dia sebenarnya adalah seorang pembunuh yang meneror anak-anak muda yang secara sengaja terperangkap dalam rumahnya.

Enam Kesalahan Tokoh Antagonis Dalam Film Superhero Film

Gambar: Bane hanya mematahkan punggung Batman karena sengaja membiarkan Batman hidup agar melihat kehancuran Gotham barulah dia berencana membunuhnya

Pemeran antagonis terbaik selanjutnya adalah Ghidorah dalam Godzilla: King of the Monsters. Alasan pertarungan sengit antara Ghidorah dan Godzilla dalam film Godzilla: King of the Monsters benar-benar memuaskan penonton. Lantaran Ghidorah yang merupakan satu-satunya musuh Godzilla ini adalah sosok berkepala degil. Penjahat utama ini sangat sempurna tidak hanya melakukan ancaman tetapi juga kehancuran dan pemusnahan lewat menyambar petir. Keempat adalah Chucky yang merupakan boneka pembunuh dalam film Child’s Play, reboot dari film horor tahun 1988. Dia digambarkan sebagai boneka robot yang tetap mempertahankan gaya klasik lewat celana jeans biru dan kaus garis yang warna-warni. Chucky yang suaranya diisi oleh Mark Hamill selalu membawa pisau sehingga membuat boneka ini terlihat menyeramkan. Apalagi dia juga menyerang keluarga Barclay.

Terakhir adalah Benson yang merupakan boneka ventriloquist aneh yang bertugas menjadi antek dari Gabby. Menariknya tokoh antagonis dalam Toy Story 4 ini merupakan sosok yang menyeramkan tetapi tetap fantastis. Pasalnya Benson memimpin pasukan boneka yang mengenakan seragam busur yang diikat. Mereka pun berpatroli dengan sangat meresahkan di toko Barang Antik Second Chance. Namun, ada kesalahan yang sering dilakukan pemeran antagonis dalam film meskipun ada pemeran antagonis yang mendapatkan apresiasi sebagai karakter terbaik. Simak penjelasannya!

Berikut ini adalah enam kesalahan pemeran antagonis yang sering dilakukan dalam film superhero :

Enam Kesalahan Tokoh Antagonis Dalam Film Superhero Film

Gambar: Walter Simmons yang diperankan oleh Demian Bichir malah mengoceh panjang lebar tentang rencananya dalam film Godzilla vs Kong

1. Terlalu banyak bicara

Pertama adalah penjahat terlalu banyak bicara padahal kemenangan hampir dekat seperti antagonis film The Good, The Bad and The Ugly. Seandainya saja dia langsung menembak sang tokoh protagonis maka sudah dipastikan alur cerita akan berubah. Selain itu, penonton dapat melihat kejadian serupa yang tidak kalah lucu dalam film Godzilla vs Kong. Terlihat Walter Simmons yang diperankan oleh Demian Bichir malah mengoceh panjang lebar tentang rencananya. Dia pun dilahap habis oleh Mechagodzilla yang diam-diam menyelinap di belakangnya.

2. Membiarkan lawan tetap hidup

Kesalahan tokoh antagonis selanjutnya adalah membiarkan tokoh protagonis tetap hidup meskipun mereka telah menang saat duel. Seperti Bane yang diperankan Tom Hardy hanya mematahkan punggung Batman yang diperankan Christian Bale. Bane sengaja membiarkan Batman hidup agar superhero tersebut melihat kehancuran Gotham, barulah setelah itu dia berencana membunuhnya. Film yang memiliki adegan serupa adalah Sherlock Holmes: A Game of Shadows. Pasalnya Profesor Moriarty yang diperankan Jared Harris di awal film hanya mengancam Sherlock Holmes yang diperankan Robert Downey Jr.

3. Tidak dapat mengendalikan emosi dengan baik

Sebenarnya begitu banyak film yang memungkinkan penjahat menang apabila mereka dapat mengendalikan emosi dengan tidak membocorkan rencana mereka kepada publik. Lantaran para penjahat dalam film ini sering kali memberitahu kepada siapa pun yang mau mendengarkan seluruh rencana mereka. Salah satu contohnya saat Four Horsemen malah mengakui kejahatan mereka dalam film Now You See Me 2. Menariknya adalah pengakuan tersebut disiarkan di layar raksasa Tower Bridge.

Enam Kesalahan Tokoh Antagonis Dalam Film Superhero Film

Gambar: Dr Evil yang diperankan Mike Myers melakukan tidak memastikan bahwa tokoh protagonis benar-benar telah mati dalam film Austin Powers: International Man of Mystery

4. Tidak memastikan lawan benar-benar telah mati

Kesalahan selanjutnya adalah tidak memastikan bahwa tokoh protagonis benar-benar telah mati seperti dalam film Austin Powers: International Man of Mystery. Pasalnya Dr Evil yang diperankan Mike Myers melakukan lelucon paling brilian ini padahal dia telah mengirim protagonis ke pintu kematian. Dr Evil mengatakan bahwa dia sengaja meninggalkannya sendirian karena tidak ingin menyaksikan dia sekarat saat sang putra mempertanyakan logika tindakannya. Ada sebuah dialog yang terdengar tidak masuk akal bahwa dalang kriminal tersebut hanya akan menganggap semuanya telah berjalan sesuai rencana.

5. Rencana yang terlalu rumit

Para penjahat juga justru kalah karena rencana mereka sendiri yang terlalu rumit seperti dalam film Captain America: The Winter Soldier. Pasalnya HYDRA berencana membunuh Nick Fury yang diperankan Samuel L Jackson dengan melakukan aksi kejar-kejaran mobil di jalan. Seandainya saja HYDRA menggunakan cara yang lebih efektif dengan mengirim Winter Soldier agar menembakkan bom ke arah mobil Nick Fury. Sehinga langsung menghancurkan mobilnya hanya dalam hitungan detik.

6. Engan langsung membunuh

Kesalahan yang sering dilakukan para penjahat dalam film adalah mereka enggan langsung membunuh rival mereka sebelum masuk babak ketiga cerita. Namun, mereka sama sekali tidak sungkan untuk langsung membunuh antek mereka sendiri seperti karakter Darth Vader di Star Wars. Begitu pula dengan Lord Voldemort dalam film Harry Potter yang langsung membunuh salah satu kaki tangannya karena gagal menjalankan misi. Alasan mengapa hal ini terjadi adalah biasanya untuk memperlihatkan sifat merek sebagai penjahat yang kejam. Itu adalah enam kesalahan pemeran antagonis yang sering dilakukan dalam film superhero.

Selamat menonton! Kamu juga bisa melihat informasi dan rekomendasi seputar film lainnya di Tulizan Film.

Original Writer: https://www.instagram.com/deafolzen

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Film

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Idol Trainers Choose The Companies That Idol Aspirants Should Never Audition For - Koreaboo

Sederet Tes Yang Harus Dijalani Sebagai Syarat Jadi Idol Kpop

Boyband 14U Bubar, Member asal Indonesia Loudi Tulis Surat untuk Fans

Fakta Soal Loudi Idol Kpop Pertama Indonesia Yang Akan Solo Karir