in

Fakta Menarik Tokyo Revengers Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menonton

Meskipun popularitas Tokyo Revengers semakin meningkat, beberapa belum menonton serial ini, dan ada banyak fakta menarik untuk dibahas sebelum mereka mulai. Sebagai salah satu anime shonen yang paling dinanti tahun ini, Tokyo Revengers adalah seri yang memperkenalkan plot memukau, animasi estetis, dan daftar panjang karakter unik yang menarik bagi pemirsa di mana pun. Serial ini adalah yang pertama dari jenisnya yang memadukan aspek dari berbagai genre termasuk supernatural, aksi, dan drama, dengan cara yang luar biasa.

Kisah protagonis, Hanagaki Takemichi, menggambarkan masalah kehidupan nyata yang dapat dihubungkan dengan penggemar, sementara juga tetap berada di ranah fiksi ilmiah dan fantasi. Meskipun serial ini terbilang baru, namun telah menarik banyak perhatian, dan banyak yang telah menontonnya setiap minggu sejak pemutaran perdana pada April 2021. Meskipun popularitasnya meningkat, beberapa belum menonton serial ini, dan ada banyak fakta menarik untuk dibahas sebelum mereka mulai. Mari kita simak beberapa fakta menarik Tokyo Revengers yang wajib yang wajib kamu ketahui sebelum menonton.

Terinspirasi Oleh Serial Erased Dan Stein Gate

Fakta Menarik Tokyo Revengers Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menonton Otaku

Salah satu cara terbaik untuk masuk ke serial baru adalah membuatnya mengingatkan kamu pada serial yang sudah kamu sukai. Erased, sebuah serial anime yang dirilis pada awal 2016, populer di kalangan penggemar anime karena alur ceritanya yang menawan dan protagonis yang mengagumkan, Satoru Fujinuma. Seperti Takemichi, Satoru dikirim kembali ke masa lalu dalam misi penyelamatan yang ditugaskan sendiri untuk menyelamatkan teman-teman masa kecilnya dan mencegah kematian terjadi di masa depan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu. Tema perjalanan waktu dan kepahlawanan ditemukan di kedua seri menakjubkan ini. Selain serial Erased, mangaka Tokyo Revengers, Ken Wakui, mengaku juga terinspirasi oleh serial Stein Gate. Steins Gate sendiri merupakan sebuah anime science dan misteri yang berpusat pada paradoks waktu dan time travel.

Memenangkan Penghargaan Kodansha Kategori Shonen Tahun 2020

Sejak 2017, manga untuk Tokyo Revengers telah diserialkan oleh Kodansha Weekly Shonen Magazine. Fans menghargai manga untuk cerita yang menarik dan ilustrasi yang rumit, yang ditulis dan diilustrasikan oleh Ken Wakui. Manga yang sangat sukses tersebut juga diakui pada tahun 2020 di acara Penghargaan Manga Kodansha ke-44 di mana serial ini memenangkan penghargaan untuk Manga Shonen Terbaik. Berkat penghargaan dari perusahaan penerbitan, Kodansha, dan pengakuan dunia dari basis penggemar yang terus berkembang, Tokyo Revengers kini telah terjual lebih dari 17 juta kopi. Manga-manga yang pernah memengkan penghargaan bergengsi ini antara lain, Attack on Titan, 7 Deadly sins, Yowamushi no Pedal, dan Ace of Diamond.

Mangaka Tokyo Revengers Pernah Menjadi Berandalan

Fakta Menarik Tokyo Revengers Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menonton Otaku

Serial Tokyo Revengers telah menjadi super hit di kalangan penggemar anime dalam waktu singkat. Seri telah menjadi sangat populer bahkan melampaui Jujutsu Kaisen dalam tren pencarian Google. Pengarang Ken Wakui telah membuat cerita yang menakjubkan tentang anggota Geng, perjalanan waktu, pengorbanan, dan persahabatan. Pada titik tertentu, Anda mungkin berpikir dari mana penulis Ken Wakui mendapatkan ide tentang anggota geng dan perjalanan waktu ini. Ternyata, Ken Wakui adalah anggota geng pada tahun 2000 dan itulah yang menginspirasi cerita Tokyo Revengers.

Fakta menarik Tokyo Revengers yang satu ini juga baru-baru ini diketahui setelah wawancara dengan sang mangaka. Fakta yang satu ini membuat banyak fans cukup terkejut karena tidak menyangka mantan berandalan beralih profesi menjadi seorang mangaka. Dalam wawancara tersebut ia mengaku bahwa ingin membuat serial bertema yankee atau berandalan. Namun, dia tidak tahu sama sekali soal berandal saat ini. Oleh karena itu dia menciptakan konsep perjalanan waktu dan dia dapat menceritakan yankee di era 2000-an yang lebih diketahui karena pernah menjadi bagian di dalamnya.

Inspirasi Dari Tokyo Manji Gang

Geng Tokyo Manji atau Touman terinspirasi dari salah satu geng terbesar pada masanya, Black Emperor. Sebuah posting di Reddit menunjukkan bahwa sang mangaka, Ken Wakui juga merupakan bagian dari geng Black Emperor tersebut. Ken Wakui juga menyebutkan bahwa gang pada tahun 2000-an memiliki prinsip dan style, tidak seperti gang saat ini yang hanya berfokus pada uang. Dia ingin menceritakannya lewat manga karyanya. Kemiripan Touman dengan Black Emperor bisa terlihat dari logo geng tersebut yang sama-sama menggunakan logo swastika. Selain itu, kemiripannya juga dapat terlihat dari pakaian gang yang memiliki desain yang sangat mirip dengan pakaian anggota Touman.

Arti Logo Gang Touman

Fakta menarik Tokyo Revengers selanjutnya adalah arti simbol dari gang Touman. Manji (卍) – inti gammata juga dikenal sebagai simbol swastika, adalah ikon agama kuno dalam budaya Eurasia. Itu digunakan sebagai simbol keilahian dan spiritualitas dalam agama-agama India, termasuk Hindu, Buddha dan Jainisme.

Nama ini berasal dari bahasa Sansekerta svastika (berarti “kesejahteraan,” dari su – “baik” + asti “dia”). Sebagai simbol kemakmuran dan keberuntungan, swastika digunakan secara luas di seluruh dunia kuno (misalnya, sering muncul pada mata uang Mesopotamia), termasuk Amerika Utara dan Selatan dan telah digunakan di Jepang sebagai simbol agama Buddha sejak zaman kuno. Lebih tepatnya, simbol yang umumnya digunakan oleh agama Buddha Jepang adalah sauvatika, yang bergerak berlawanan arah jarum jam, dan dalam bahasa Jepang disebut manji. Lengan swastika, yang mengarah searah jarum jam (卐), umumnya dianggap sebagai simbol matahari. Versi inilah (hakenkreuz) yang diselewengkan oleh Nazi. Sauvastika umumnya berarti malam, ritual, dan sering kali untuk praktik magis. Jadi, kedua logo tersebut adalah dua hal yang berbeda.

Anggota Touman Adalah Anak-Anak SMP

Fakta Menarik Tokyo Revengers Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menonton Otaku

Geng Tokyo Manji dalam seri ini adalah geng pengendara motor yang tiada duanya. Biasanya disebut sebagai Touman, geng ini didirikan oleh dan terdiri dari anak-anak sekolah menengah. Meskipun usia pendiri dan anggotanya masih muda, geng itu sangat terstruktur, dengan seorang pemimpin, wakil pemimpin, dan 25 anggota yang dibagi di antara total lima divisi. Dipimpin oleh Manjiro Sano, lebih dikenal sebagai Mikey, Geng Tokyo Manji dimulai sebagai sekelompok siswa sekolah menengah yang percaya dalam menghormati, membela, dan melindungi satu sama lain dengan segala cara, dan kemudian berkembang menjadi sindikat kejahatan penuh. Mungkin kalau di Indonesia sekumpulan geng berandalan ini lebih sering membuat ulah seperti tawuran. Namun, beda dengan Touman yang memiliki prinsip yang kuat dan tidak berfokus untuk berbuat kejahatan.

Takemichi Bukan Protagonis Shonen Biasa

Fakta menarik Tokyo Revengers yang terakhir datang dari karakter utama dalam seri ini, Hanagaki Takemichi. Tidak seperti banyak protagonis serial shonen yang pemberani dan percaya diri, Hanagaki Takemichi diperkenalkan sebagai pemuda pemalu, tidak percaya diri, yang berjuang dengan menemukan jalan dalam hidup. Kurangnya tujuan dan ketidakstabilan keuangannya menyebabkan dia iri pada orang-orang kaya dan yang lebih beruntung darinya. Sifat pasif Takemichi dan pandangan mencela diri sendiri memicu perilaku merusak diri sendiri. Dia dikenal karena tidak henti-hentinya meminta maaf dan terlalu emosional. Tidak sampai dia melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, dia meninggalkan cara-caranya yang menyedihkan dan menjadi benar-benar berani dan bertekad.

Untuk segala hal mengenai anime, manga, dan dunia otaku lainnya silahkan kunjungi Tulizan Otaku!.

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Otaku

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Grup K-Pop Gugudan Resmi Bubar Besok | Republika Online

6 Grup KPop Yang Buat Penggemar Kaget Karena Tiba-tiba Disband

Lagu Chord tampil oleh 4 Minute

Alasan Kontrak Habis Sering Jadi Penyebab Disband Sebuah Grup Kpop