in

Hati-Hati Hutang Juga Bisa Diwariskan

Setiap orang yang mendengar kata warisan pasti rasanya menyenangkan, karena kata warisan biasanya diasosiasikan sebagai uang atau benda-benda berharga milik orang tua atau leluhur yang diteruskan kepada anak-anaknya. Namun, warisan tidak selalu berarti mendapatkan keuntungan, ada kemungkinan seorang ahli waris juga harus bertanggung jawab karena diwariskan hutang yang dilakukan oleh pemberi warisan. Dipertegas lagi melalui pasal 1100 KUHPerdata menyebutkan bahwa “Para ahli waris yang telah bersedia menerima warisan, harus ikut memikul pembayaran utang, hibah wasiat dan beban-beban lain, seimbang dengan apa yang diterima masing-masing dari warisan itu.”

Hal ini berarti sebagai penerima warisan, seseorang juga harus bersedia membayar hutang-hutang pendahulunya. Mungkin rasanya aneh mendengar hal ini, karena biasanya warisan yang sering kita dengar biasanya memberikan keuntungan dan kekayaan. Hal tersebut tidak salah, tetapi tidak menutup kemungkinan terdapat hutang yang perlu dibayarkan juga.

Hati-Hati Hutang Juga Bisa Diwariskan Keuangan
Sumber: https://www.pexels.com/photo/abundance-bank-banking-banknotes-259027/

Warisan sendiri diartikan sebagai harta peninggalan yang diberikan kepada ahli waris atau keluarga ketika seseorang meninggal dunia disebut warisan. Hubungan ahli waris didasarkan pada hubungan darah, hubungan pernikahan, hubungan persaudaraan dan hubungan kerabat. Warisan yang ditinggalkan bisa berupa harta bergerak dan harta tidak bergerak.

Harta bergerak seperti perhiasan, kendaraan, tabungan, surat berharga, dan lain sebagainya. Sedangkan bentuk harta tidak bergerak adalah tanah dan bangunan. Biasanya warisan diberikan setelah anggota keluarga yang memberikan meninggal dan tidak ada batas waktu kapan warisan tersebut akan dibagikan. Biasanya pewaris akan memberikan surat wasiat atau berbicara langsung kepada pengacara bagaimana hartanya akan diwariskan dan harta warisan akan dibagikan sesuai dengan kehendak pewaris.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, tidak hanya harta saja yang bisa diwariskan, tetapi begitu juga hutang. Jika saat hidup pewaris memiliki hutang tertentu, hutang tersebut dapat dibebankan kepada ahli waris. Hutang didefinisikan sebagai masalah kewajiban finansial yang membebani orang dan harus dibayarkan. Hal ini berupa peminjaman uang dalam jumlah tertentu dan uang yang dipinjam tersebut harus dikembalikan kepada pihak yang meminjamkan uang tersebut. Hutang mungkin terlihat sebagai suatu hal yang terpaksa dilakukan saat anda sedang berada dalam masalah keuangan.

Dalam kasus warisan, hutang bisa saja ditolak, tetapi menolak hutang berarti juga menolak harta warisan. Keduanya adalah satu paket, jadi jika anda hanya ingin menerima warisan tanpa menerima hutang tidak akan boleh. Hal ini kedengarannya tidak adil, tetapi memang kalau mau menerima warisan, berarti hutang juga menjadi tanggung jawab penerima warisan pula. Hal ini diatur dalam KUHPerdata Pasal 1057.

Hati-Hati Hutang Juga Bisa Diwariskan Keuangan

Hukum Waris

Di negara Indonesia sendiri, warisan diatur dalam sebuah peraturan yang sering disebut sebagai hukum waris. Menurut pakar hukum Indonesia, Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro (1976), hukum waris adalah hukum yang mengatur tentang kedudukan harta kekayaan seseorang setelah pewaris meninggal dunia, dan cara-cara berpindahnya harta kekayaan itu kepada orang lain atau ahli waris. hukum waris adalah hukum yang mengatur pemindahan hak pemilikan atas harta peninggalan pewaris, lalu menentukan siapa saja yang berhak menjadi ahli waris dan berapa besar bagian masing-masing. Hukum ini diatur dalam KUH Perdata. Berbicara tentang hukum waris, tidak dapat terlepas dari unsur-unsur di dalam hukum tersebut. Nah, hukum waris sendiri terdapat beberapa unsur seperti.

1. Pewaris

Pewaris adalah orang yang memberikan harta warisan, merupakan orang yang meninggalkan uang dan biasanya akan diberikan setelah pewaris meninggal dunia. Biasanya warisan akan diberikan oleh pewaris melalui surat wasiat atau melalui conversation dengan pengacara atau pihak ketiga.

Hati-Hati Hutang Juga Bisa Diwariskan Keuangan

Sumber: https://www.pexels.com/photo/set-of-black-opened-envelope-and-cash-dollars-4386370/

2. Ahli Waris

Merupakan penerima warisan yang didapatkan dari pewaris. Ahli waris dapat lebih dari satu orang. Biasanya ahli waris adalah keluarga, anak, cucu, atau kerabat dari pewaris. Ahli waris mendapatkan hak khusus dari hukum untuk menerima harta warisan yang diberikan oleh pewaris, tetapi juga bisa menerima tanggung jawab yang diwariskan oleh pewaris, misalnya seperti hutang.

3. Harta Warisan

Harta Warisan adalah segala sesuatu yang diberikan kepada ahli waris untuk dimiliki pewaris, baik itu berupa hak atau harta seperti rumah, mobil, dan emas maupun kewajiban berupa hutang. Dan juga harta warisan dapat berbentuk apapun, biasanya sesuatu hal yang memiliki nilai uang.

Menghindari Hutang

Pada zaman modern ini, memang hutang merupakan sesuatu yang biasa terjadi dan biasa dilakukan. Nyatanya hampir seluruh orang pernah berhutang. Dari hutang kecil seperti dari teman, pacar, keluarga, sampai hutang yang lebih besar seperti hutang dari bank dan lainnya. Hutang mungkin dapat membantu masalah finansial anda dalam waktu singkat, entah itu untuk membuka bisnis baru atau untuk membayar sesuatu yang bersifat urgent. Namun, hutang adalah permasalahan finansial yang harus diselesaikan sesegera mungkin. Ada baiknya memang menghindari hutang, terutama karena hutang dapat berdampak tidak hanya pada keuangan pribadi saja, tetapi hutang juga bisa memiliki potensi untuk diwariskan dan merusak keuangan keluarga. Hutang tidak selalu berakibat buruk asalkan anda mampu mengatur keuangan anda dan bisa membayar uang yang telah anda pinjam.

Ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghindari hutang, misalnya dengan membuat catatan pengeluaran dan pendapatan perbulan. Catatlah dengan detail dari cara pembayaran, tanggal, waktu, dan barang apa yang dibeli. Hal ini dapat membantu anda dalam mengontrol keuangan anda. Setelah itu prioritaskan tabungan, dengan menabung anda dapat mempersiapkan diri untuk masa depan, begitu juga masa depan keluarga anda. Terakhir, jika anda sudah memiliki hutang, jenis apapun, cara paling baik untuk menghindari memperparah hutang adalah disiplin dalam membayar. Hutang kartu kredit, meminjam uang teman, dan lainnya. Anda harus bertanggung jawab dengan uang yang anda sudah pinjam dan bayarlah tepat waktu untuk menghindari hutang membengkak. Jangan malu juga untuk meminta bantuan keluarga dan teman dekat yang anda percayai untuk membantu anda dalam membayar hutang.

 Hati-Hati Hutang Juga Bisa Diwariskan Keuangan
Sumber: https://www.pexels.com/photo/calculator-and-notepad-placed-on-usa-dollars-stack-4386366/

Jujur Kepada Keluarga

Ketika membayang jika sudah meninggal memang rasanya pasti menyenangkan bisa meninggalkan warisan untuk anak cucu kita dan tentunya sebagai orang tua atau kakek dan nenek tidak ingin membuat keluarganya malah terbebani. Oleh karena itu, untuk menghindari permasalahan warisan hutang, salah satu cara yang terbaik adalah dengan jujur kepada keluarga. Jujur seberapa besar hutang yang dimiliki, seberapa lama waktu yang dimiliki untuk melunasi hutang, dan sebagainya. Memang mungkin rasanya berat, tetapi dengan jujur, orang dapat mencoba bersama-sama mencari jalan keluar dari hal tersebut. Jangan lupa hitunglah aset dan harta yang dimiliki.

Jika ternyata aset dan harta tersebut cukup untuk melunasi hutang, bicarakanlah dengan ahli waris. Hal terpenting lainnya adalah jujur dengan pasangan, lewat hal ini pembagian warisan dan segala sesuatunya akan lebih mudah dan dapat menghindari masalah yang mungkin muncul dari hal ini. Bahkan sebisa mungkin jujurlah dengan ahli waris tentang apa saja yang akan mereka dapatkan dan ceritakan kenapa. Hal ini akan membantu mempermudah proses ini. Kalau hutang dapat diselesaikan, cepatlah selesaikan karena tidak hanya harta yang bisa diwariskan, hutang juga dapat diwariskan.

Itulah artikel mengenai “Hati-Hati Hutang Juga Bisa Diwariskan”. Untuk artikel lainnya tentang tips keuangan, silahkan kunjungi Tulizan Keuangan.

What do you think?

Advocate

Written by Tulizan Keuangan

Content Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Cara Jitu Menemukan dan Mendapatkan Remote Job yang Tepat

Adik MAMAMOO, PURPLE KISS Sukses Bawa Lagu Debut 'Ponzona' Puncaki Chart Real-time | Kpop Chart

Purple Kiss Baru Saja Debut, Ini Profil Para Personel Grup!