in

Hati-Hati Saat Membeli Rumah: Ciri-Ciri Rumah Tidak Layak Huni

Membeli rumah menjadi impian dari banyak orang. Tentunya hal tersebut bukan hal yang aneh mengingat kalau tempat tinggal menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. Apalagi jika rumah tersebut dimiliki sendiri, rasanya pasti lebih nyaman dan tenang. Sejatinya rumah dibuat sebagai tempat tinggal manusia sebagai tempat berlindung dan merasa aman. Namun, sayangnya terdapat beberapa rumah tidak layak huni yang tersebar di berbagai sudut negara Indonesia. Rumah yang layak huni adalah rumah yang memenuhi seluruh standar tempat tinggal. Sebaliknya, rumah yang tidak layak huni adalah rumah yang masih belum memenuhi standar yang ada. Pastinya ada rumah yang tidak layak huni tersebut akan memberikan banyak masalah untuk tenant-nya. Rumah yang berfungsi memberikan rasa aman malah akan membuat tuan rumah merasa tidak aman. Padahal rumah yang layak huni merupakan suatu kewajiban, tetapi nyatanya masih saja ada rumah-rumah yang belum memenuhi kriteria tersebut yang secara aktif dijual.

Kalau kamu sedang ingin membeli rumah atau merasa tidak nyaman di dalam rumah kamu, mungkin bisa periksa apakah rumah tersebut memenuhi kriteria atau tidak. Walaupun begitu, hal ini cukup sulit untuk dilakukan mengingat kalau rumah yang tidak layak huni terkadang tidak dapat terlihat dari mata telanjang. Walaupun, ada beberapa rumah tidak layak huni yang sangat terlihat, tetapi tidak sedikit juga rumah yang kelihatan baik-baik saja, tetapi nyatanya tidak memenuhi kriteria sebagai tempat tinggal. Ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan kelayakan sebuah rumah. Mulai dari ukuran dan struktur bangunan sampai fasilitas pendukung di dalam rumah. Anda sebagai calon pembeli rumah tentunya yang paling merasa kerugian kalau ternyata rumah yang anda beli tidak layak huni. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal tersebut, sebaiknya kita periksa kelayakan rumah sebelum membeli. Secara lebih lengkap mengenai kriteria rumah tidak layak huni dapat dilihat melalui ciri-ciri yang ada di bawah ini.

Luas Minimum

Hati-Hati Saat Membeli Rumah: Ciri-Ciri Rumah Tidak Layak Huni Rumah

Cara paling mudah untuk melihat kelayakan tempat tinggal dari suatu rumah adalah dari luas bangunan serta ruangan yang ada di dalamnya. Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial, tetapi bukan berarti manusia tidak memerlukan privasi. Rumah yang tidak dapat menyediakan luas minimum ruangan berarti bisa membuat orang yang tinggal di dalamnya tidak memiliki ruang gerak. Minimum luas ruangan yang berada dalam rumah adalah sebesar 7,2 m2 – 12 m2. Minimum luas ruangan tersebut adalah luas ruangan untuk satu orang. Artinya kalau dalam suatu rumah diisi oleh 5 anggota, luas minimum ruangan yang harus dimiliki oleh satu rumah adalah 36 m2 dan jika rumah berukuran kurang dari angka tersebut, berarti rumah tersebut termasuk sebagai rumah yang tidak layak huni.

Walaupun kelihatan sepele, tetapi ruang gerak manusia dalam suatu rumah itu penting loh. Bukan hanya untuk privasi saja, tetapi terlalu banyak orang di rumah yang tidak memadai dapat membuat sirkulasi udara menjadi buruk.

Faktor Kesehatan Hunian

Hati-Hati Saat Membeli Rumah: Ciri-Ciri Rumah Tidak Layak Huni Rumah

Rumah yang baik adalah rumah yang dapat menjaga keamanan dan kesehatan orang yang tinggal di dalamnya. Namun, terkadang faktor kesehatan hunian dapat membuat sebuah rumah menjadi tidak layak untuk ditinggali. Hunian yang baik seharusnya bisa menjaga kesehatan dasar penghuninya. Terkadang faktor kesehatan hunian bisa datang dari beberapa hal. Misalnya penggunaan material rumah yang berbahaya untuk kesehatan. Misalnya seperti pvc yang sering digunakan sebagai bahan flooring lantai yang bisa menyebabkan penyakit. Selain itu, faktor lokasi juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhi kesehatan penghuni rumah tersebut juga. Contohnya jika rumah merupakan kawasan sering banjir atau berada di dekat tebing yang bisa saja longsor. Banjir tentunya tidak hanya membawa air masuk ke dalam rumah, tetapi juga penyakit. Bakteri, virus, dan hal-hal yang terkandung di dalam air banjir bisa saja membuat pemilik rumah menjadi sakit dan tentunya berbahaya. Jadi, pastikan sebelum membeli rumah untuk memperhatikan hal yang satu ini.

Fasilitas Dasar

Hati-Hati Saat Membeli Rumah: Ciri-Ciri Rumah Tidak Layak Huni Rumah

Selain untuk tidur, rumah juga menjadi tempat terjadinya beberapa aktivitas seperti mandi, makan, dan hal-hal lainnya. Pastinya untuk memenuhi segala kegiatan tersebut, rumah wajib memiliki fasilitas dasar. Rumah yang layak huni harus memiliki fasilitas dasar berupa air dan listrik. Tanpa keduanya, tentunya akan menjadi rumah tidak layak huni. Rumah yang layak huni setidaknya harus memiliki daya listrik PLN sekitar 450 VA. Untuk air bersih, harus ada air PDAM atau sumber air bersih seperti sumur resapan. Kriteria air bersih sendiri adalah tidak berbau, tidak berasa, dan jernih. Selain fasilitas mendasar tersebut, rumah juga harus memiliki beberapa ruangan. Mulai dari ruang tidur, dapur, dan kamar mandi. Jika tidak ada salah satu saja, rumah tersebut tergolong rumah yang tidak layak untuk ditinggali. Walaupun kedengaran aneh, tetapi nyatanya masih ada rumah yang tidak memiliki fasilitas dasar seperti air dan listrik. Hal tersebut membuat hidup mereka menjadi lebih sulit.

Struktur Pondasi

Dari semua ciri-ciri rumah tidak layak huni, mungkin hal yang satu ini paling sulit untuk dilihat. Hal ini karena pondasi bangunan merupakan lapisan paling dalam dari suatu rumah dan tidak terlihat dari luar. Walaupun kamu bisa melihat dari dalam rumah, belum tentu pondasi bangunan bisa terlihat. Apalagi kalau kamu bukan pemilik rumah yang sah, secara legal kamu tidak dapat membongkar rumah tersebut untuk melihat pondasinya. Padahal, pondasi adalah struktur utama dari rumah, ibaratnya pondasi seperti tulang yang membuat rumah dapat berdiri. Tanpa struktur pondasi yang kuat, rumah menjadi tidak berdaya dan bukan tidak mungkin dapat goyah dan perlahan-lahan hancur. Tentunya hal tersebut akan sangat membahayakan penghuninya. Nah, rumah tidak layak huni biasanya memiliki pondasi yang pendek, tidak lebih dari 45 cm di bawah permukaan tanah. Selain itu, biasanya material-material tidak terhubung dengan baik satu sama lain. Mungkin sebelum membeli rumah, pastikan dulu struktur pondasinya.

Material Berbahaya Dan Tidak Berkualitas

Kalau pondasi adalah tulang dari sebuah rumah, berarti material adalah kulit dari sebuah rumah. Untuk membangung rumah yang layak huni dibutuhkan material-material yang berkualitas. Hal ini bukan berarti menggunakan material termahal dengan kualitas luar biasa, tetapi material yang digunakan dalam keadaan baik dan aman untuk digunakan. Walaupun kedengaran aneh, tetapi ada banyak rumah yang dibangun menggunakan material-material yang tidak aman. Hal ini bisa membahayakan bagi penghuni rumah tersebut. Misalnya seperti menggunakan beberapa material kayu dapat menimbulkan alergi sampai masalah pernapasan. Belum lagi terkadang rumah-rumah lama banyak dibangun menggunakan material berbahaya, tetapi murah seperti lead dan asbes. Pastikan rumah dibangun dengan material-material yang memang aman untuk manusia. Kalau tidak, tentunya rumah tersebut tergolong sebagai ciri-ciri dari rumah tidak layak huni.

Hati-Hati Saat Membeli Rumah: Ciri-Ciri Rumah Tidak Layak Huni Rumah

Sumber: https://unsplash.com/photos/EKehtaxB5fc

Untuk tips seputar rumah lainnya, silahkan kunjungi Tulizan Rumah.

What do you think?

Advocate

Written by Tulizan Rumah

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
9 Casual Look ala Naeun A-pink Cocok Untuk Sehari-hari

Berita Terbaru Soal Naeun Apink Tinggalkan Play M Entertainment!

Play M Entertainment Akan Debutkan Girl Group Baru Bulan Depan | Kpop Chart

Kenalan dengan 2 Grup Naungan Agensi Play M Entertainment