in

Hilangkan Kebiasaan Buruk Ini Agar Manajemen Keuangan Tidak Kacau

Seberapa besar penghasilan yang kamu dapatkan setiap bulan, pasti akan sama saja hasilnya jika kamu memiliki kebiasaan buruk dalam manajemen keuangan, terutama keuangan pribadi. Uang yang kamu dapatkan malah dipakai untuk dihambur-hamburkan dan hal tersebut bisa berakibat fatal untuk masa depan kamu. Terlebih lagi, kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan dapat terasa bagi diri sendiri dan mungkin juga orang terdekatmu. Bayangkan jika kebiasaan ini terbawa sampai kamu berumah tangga. Tidak hanya membahayakan dirimu sendiri, kamu juga beresiko untuk merugikan keluargamu. Tentunya kamu tidak mau bukan hal tersebut terjadi. Bukannya tambah makmur, tabunganmu malah akan semakin menipis.

Hilangkan Kebiasaan Buruk Ini Agar Manajemen Keuangan Tidak Kacau Keuangan

Bahayanya lagi, kebiasaan itu agak sulit untuk diubah, sama seperti kebiasaan buruk dalam manajemen keuangan pribadi. Kalau tidak segera diubah, keuanganmu bisa-bisa jadi kacau dan sulit untuk diatur. Meskipun gaji yang kamu terima sangatlah besar, tetap saja akan terasa tidak cukup. Uang memang bukan segalanya, tetapi uang tetaplah hal penting yang perlu dimiliki oleh semua orang. Kamu perlu menyadari bahwa tidak selamanya kamu bisa menghasilkan uang seperti saat ini. Ada masanya kamu tidak dapat bekerja lagi dan harus pensiun, ketika hal tersebut terjadi dan anda tidak memiliki dana untuk pensiun, tentunya hari tua kamu akan sangat sulit. Belum lagi jika kebiasaan ini membuat anda jadi tidak bisa menabung atau lebih parahnya lagi terpaksa berhutang. Pastinya sebisa mungkin kamu ingin menghindari hal tersebut. Nah ada apa saja sih kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat berakibat fatal untuk manajemen keuangan-mu? Langsung saja kita simak beberapa diantaranya!

Terbiasa Menghambur-Hamburkan Uang

Setelah mendapatkan gaji apa yang biasanya kamu lakukan? Makan? Traktir teman? Atau malah dipakai untuk belanja? Tentunya hal tersebut tidak masalah jika dilakukan dalam batas yang wajar, tetapi kalau sudah berlebihan itu namanya menghambur-hamburkan uang. Padahal uang yang kamu dapat bisa dipakai untuk hal yang lebih penting, seperti ditabung, investasi, dan hal lainnya yang berguna untuk keuanganmu di masa depan. Mengeluarkan uang untuk kebutuhan itu berbeda dengan mengeluarkan uang karena keinginan. Kebutuhan harus dipenuhi, tetapi keinginan dapat ditahan. Tentunya kamu boleh saja memakai uang yang telah kamu dapatkan untuk hal-hal yang kamu sukai, tetapi tetap harus ada batasnya. Kepuasan yang kamu dapatkan saat membeli keinginan biasanya sifatnya hanya sementara. Jadi, lebih baik gunakanlah uang untuk keperluan yang lebih penting, baru jika tersisa, kamu bisa memakai uang tersebut untuk keinginan kamu.

Cobalah cek dirimu sendiri jika kamu merasa pengeluaran bulanan kamu berlebihan. Jangan-jangan kamu punya kebiasaan buruk menghambur-hamburkan uang, hal ini bisa terlihat dari bagaimana cara manajemen keuangan pribadi yang kamu lakukan. Buatlah catatan pengeluaran dan pendapatan agar kamu dapat mengatur keuanganmu serta bisa lebih menyadari untuk apa saja uang kamu dipakai. Lewat cara tersebut, kamu bisa lebih mengontrol keinginan untuk membeli dan menyadari seberapa besar uang yang telah kamu pakai. Hal yang paling penting fokuslah pada kebutuhan bukan keinginan dan menabung adalah hal yang harus kamu lakukan.

Hilangkan Kebiasaan Buruk Ini Agar Manajemen Keuangan Tidak Kacau Keuangan

Tidak Memiliki Rencana Keuangan

Rencana keuangan itu sangat penting untuk dimiliki oleh semua orang. Dengan memiliki rencana keuangan, anda bisa dengan lebih mudah membuat anggaran keuangan anda sehari-hari, perminggu, ataupun perbulan. Selagi masih muda adalah saat yang tepat untuk menentukan tujuan keuangan anda. Rencana keuangan sendiri seharusnya menggambarkan bagaimana anda ingin hidup dan bagaimana anda ingin mengelola keuangan anda. Tanpa memiliki rencana, akan sulit untuk menentukkan seberapa besar uang yang harus anda tabung? Seberapa besar pengeluaran perbulan yang harus dikeluarkan? Apa yang ingin dicapai dalam waktu beberapa tahun? Intinya, rencana keuangan adalah hal yang pertama perlu untuk anak muda lakukan. Memiliki rencana keuangan seperti membuat garis arahan dan waktu untuk mencapai hal-hal yang diinginkan. Kebiasaan buruk yang satu ini memang masih lumayan sering dilakukan oleh banyak orang dan akibatnya manajemen keuangan malah jadi kacau.

Tidak sulit kok untuk membuat rencana keuangan. Misalnya anda ingin memiliki rumah sendiri dalam jangka waktu 10 tahun kedepan. Nah! Dari rencana sederhana tersebut buatlah rencana bagaimana caranya agar kamu dapat mewujudkan hal tersebut. Misalnya anda akan menabung 20 juta perbulan atau melakukan beberapa investasi. Buatlah rencana keuangan secara detail agar dapat membantu anda untuk mewujudkan keinginan anda tersebut. Buatlah rencana keuangan sesuai dengan dirimu dan mulailah sedini mungkin ya.

Hilangkan Kebiasaan Buruk Ini Agar Manajemen Keuangan Tidak Kacau Keuangan
Sumber: https://www.pexels.com/photo/person-holding-black-ceramic-teapot-3943716/

Tidak Berpikir Panjang

Saat mengatur keuangan, kamu tak hanya mengatur untuk saat ini, tetapi juga mengatur untuk masa depan. Selain ditabung, ada pengeluaran tertentu seperti membeli barang elektronik yang bisa kamu beli. Jika ingin membeli barang-barang dengan nominal besar, berpikir panjang terlebih dahulu. Lebih baik kamu keluarkan lebih banyak uang tapi sekali saja dalam kurun waktu yang lama daripada beli barang murah dan cepat rusak kemudian membeli terus-terusan. Untuk itu, pastikan kamu membeli barang untuk kebutuhan, bukan keinginan. Kamu harus menyadari kalau uang tidak hanya dipakai saat ini saja, akan ada masanya kamu tidak dapat menghasilkan uang seperti saat ini dan ketika saat itu datang, anda memerlukan tabungan, investasi, dan semacamnya untuk bertahan hidup. Apalagi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Oleh karena itu, coba pikir panjang dulu sebelum membeli barang dan mengeluarkan uangmu secara berlebihan.

Tidak Memiliki Dana Darurat

Kebiasaan buruk yang bisa membuat manajemen keuangan kacau selanjutnya adalah tidak memiliki dana darurat. Dana darurat sendiri merupakan dana yang dipakai untuk hal-hal yang bisa terjadi di luar dugaan. Misalnya seperti ketika kamu sakit, kecelakaan, atau kejadian-kejadian lainnya yang mungkin membutuhkan uang dalam jumlah yang besar. Mungkin seringkali hal ini terasa aneh untuk dilakukan karena anda berpikir uang tersebut bisa digunakan untuk hal lainnya, tetapi jangan salah karena dana ini sebenarnya sangat penting. Jadi ketika memang terjadi sesuatu hal yang membutuhkan dana tersebut, keuangan anda tidak akan bermasalah. Pakar keuangan merekomendasikan dana tersebut dana tersebut dilakukan secara teratur dan menjadi prioritas di atas tabungan lainnya.

Hilangkan Kebiasaan Buruk Ini Agar Manajemen Keuangan Tidak Kacau Keuangan

Saat masih muda justru itu saatnya menabung, tetapi jangan lupa untuk menyisihkan uang untuk dana darurat juga. Mungkin anda merasa bingung, karena bukannya dana darurat dan tabungan bisa menjadi satu kesatuan? Tentu saja bisa, tetapi uang yang disisihkan akan menjadi lebih efisien ketika mereka dipisahkan berdasarkan kebutuhannya. Sebut saja uang yang anda tabung di bank adalah uang yang akan anda gunakan untuk membeli mobil, jangan campurkan dana darurat anda di sana, karena mungkin saja anda malah akan menggunakan uang tersebut untuk hal lainnya. Kesalahan keuangan yang satu ini jangan sampai lupa dilakukan, apalagi saat kamu masih muda.

Itulah artikel mengenai “Kebiasaan Buruk Manajemen Keuangan”. Untuk artikel lainnya tentang tips keuangan, silahkan kunjungi Tulizan Keuangan.

What do you think?

Advocate

Written by Tulizan Keuangan

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
https://mypropertyvalue.com.au/wp-content/uploads/2020/06/1592020567.jpg

Tobat Jadi Pengangguran? 8 Tips Mencari Kerja Ini Dapat Membantu

Single BTS 'Dynamite' Bikin Korsel Cuan Rp 21 T

Ini Sederet Daftar Prestasi Lagu Dynamite Milik BTS!