in

Ini Alasan Mengapa K Drama Sering Diadaptasi dari Webtoon!

Beberapa waktu belakangan cerita K Drama sedang didominasi dari adaptasi webtoon. Seperti siaran televisi kabel tvN yang menayangkan drama True Beauty yang diadaptasi dari The Secret of Angel. OCN juga menayangkan Uncanny Counter yang diadaptasi Amazing Rumor. Selain itu, Netflix juga tidak mau kalah dengan menayangkan serial Sweet Home yang diadaptasi dari judul yang sama. Namun, sebelumnya ada juga drama Korea terkenal yang merupakan adaptasi webtoon, yaitu Extraordinary You dan Cheese in the Trap.

Webtoon merupakan komik kekinian yang menjadi favorit para milenial. Namun, pertanyaannya adalah mengapa webtoon bisa menjadi begitu populer di kalangan generasi muda. Sampai-sampai industri hiburan Korea Selatan berbondong-bondong mengadaptasi webtoon menjadi drama.

Memang perkembangan teknologi seperti yang kita ketahui juga mempengaruhi perkembangan komik. Apabila dulu para pecinta komuk harus mengantri ke toko buku untuk membeli komik, maka berbeda dengan sekarang. Lantaran komik sudah bisa langsung diakses lewat ponsel pintar. Sehingga hanya perlu scrolling dan terus scrolling untuk membaca chapter komik berikutnya. Bahkan tidak jarang seseorang tanpa sadar jarimu terus menggeser layar ponselnya karena cerita yang dibacanya begitu menarik. Sifatnya yang fleksibel inilah yang kemudian menarik minat banyak orang untuk membaca dan membuat komik secara online. selain itu, pembaca juga bisa mengapresiasi penulis dengan memencet like sebagai tanda suka dengan ceritanya. Bisa juga dengan menuliskan komentar di kolom komentar yang memungkinkan pembaca berinteraksi langsung dengan sang kreator. Nah, komik online ini salah satunya dikenal dengan jenis webtoon.

Sebelum mengetahui alasan mengapa k drama sering diadaptasi dari webtoon, kita kenalan dulu dengan webtoon ya!

1. Mengenal Webtoon

Ini Alasan Mengapa K Drama Sering Diadaptasi dari Webtoon! Drama Korea

Gambar: Dua pemeran What’s Wrong With Secretary Kim dalam webtoon dan drama (Sumber: https://thesmartlocal.com/korea/wp-content/uploads/2020/06/Korean-Dramas-Webtoons1.jpg)

Webcomic yang terdiri dari web dan comic ini memiliki arti komik yang diterbitkan atau dipublikasikan di situs web atau aplikasi tertentu. Cerita komik diakses secara online melalui laptop dan ponsel pintar. Lalu apa itu webtoon? Singkatnya, webtoon adalah salah satu jenis komik. Jadi, istilah webcomic sering juga digunakan secara bergantian dengan istilah lainnya. Termasuk di antaranya adalah komik online, komik digital, dan webtoon.

Sebenarnya istilah webtoon sangat identik dengan aplikasi yang dikeluarkan oleh perusahaan NAVER. Di mana nama aplikasinya juga memiliki nama yang sama. Kendati begitu istilah webtoon di Korea Selatan sering disebut juga dengan manhwa. Webtoon menjadi komik online yang tengah digandrungi oleh kawula muda Korea melebihi antusiasme generasi muda Indonesia. Aplikasi ini sangat populer secara global terutama di negara asalnya, yaitu Korea Selatan. Lantaran di dalamnya terdapat berbagai judul komik yang dibagi menjadi beberapa genre. Adapun genre komik yang ada dalam webtoon adalah drama, fantasi, komedi, horor, dan slice of life. Namun yang perlu kamu ketahui adalah sebenarnya kata webtoon tidak selalu merujuk ke aplikasi Webtoon yang dikeluarkan NAVER. Namun, apabila menemukan komik online selain webtoon, seperti Lezhin Comics contohnya, maka komik di dalam aplikasi tersebut juga termasuk kategori webtoon.

2. Generasi Webtoon

Ini Alasan Mengapa K Drama Sering Diadaptasi dari Webtoon! Drama Korea

Gambar: Para karakter utama dalam webtoon The Secret of Angel yang diangkat menjadi drama berjudul True Beauty (Sumber: https://www.blok-a.com/file/2020/10/drama-true-beauty-1.jpg)

Setelah mengenal bahwa webtoon itu nama aplikasi dari perusahaan Korea Selatan dan juga jenis komik online, maka mari mengenal generasi webtoon. Tidak jauh berbeda dengan K-Pop atau K-Drama yang juga memiliki beberapa generasi. Sebenarnya perkembangan komik digital juga bisa dibagi menjadi beberapa generasi, yaitu Generasi Nol, Satu, Dua, dan Tiga.

Generasi Webtooon Nol merupakan layout komik digital yang paling pertama. Pada generasi ini para pembaca hanya membaca hasil scan dari komik cetak yang diunggah oleh kreator ke internet saja. Kekurangannya adalah susunannya tidak rapi karena belum benar-benar diedit. Kekurangan ini terjadi karena hanya menggunakan cutting dan resize foto saja yang merupakan beberapa teknik sederhana dalam dunia komik.

Generasi Webtoon Pertama sudah mengalami perkembangan di mana para kreator mulai mengaplikasikan efek pada gambar komik yang dibuatnya. Para pembaca sudah bisa mulai menikmati komik digital pada generasi ini. Lantaran secara visual lebih menarik dari pada generasi sebelumnya.

Generasi Webtoon Kedua sangat memungkinkan para pembaca untuk membaca komik dengan cara digesar ke atas dan ke bawah atau vertical scrolling. Format yang seperti ini dianggap sangat cocok untuk memunculkan rasa penasaran pembaca. Apalagi terkait kejadian apa yang akan dialami oleh tokoh selanjutnya. Namun, tidak jarang format ini justru buat pembaca jadi gregetan karena lagi asik-asik baca, eh malah bersambung.

Generasi Webtoon Ketiga merupakan generasi webtoon sekarang ini. Di mana berkat perkembangan teknologi, para pembaca bisa mengakses webtoon lewat aplikasi di ponsel mereka. Selain memudahkan juga fleksibel karena bisa dibuka di ponsel atau laptop.

3. Alasan Webtoon Sangat Populer

Bisa dikatakan bahwa webtoon menjadi salah satu tren yang tengah digandrungi di kalangan generasi muda. bahkan banyak sekali cerita webtoon yang diadaptasi menjadi drama. Bukan saja drama Korea tetapi juga ada film Indonesia yang diangkat dari webtoon. Popularitasnya tidak terjadi tanpa alasan tentunya. Ada beberapa alasan yang mendasari fenomena ini.

Pertama, perbandingan antara komik tradisional dengan digital. Fenomena terkait penerbitan buku cetak yang mulai memudar menjadi salah satu alasan yang paling memiliki korelasi dengan kejadian ini. Lantaran fenomena ini memberikan dampak pada penerbitan komik tradisional. Ketika buku komik tradisional gagal bersaing dengan konten media lain, maka webtoon pun semakin merajalela.

Kemunculan internet membuat industri komik mulai meroket kembali seperti sedia kala karena kemudahan dalam akses. Sehingga banyak pembaca akhirnya ikut berpindah ke media digital seperti webtoon. Mungkin saja awalnya penasaran, tapi lama-lama muncul antusiasme pembaca untuk terus menunggu kelanjutan chapter berikutnya. Antusiasme inilah menyebabkan banyak kreator muda berbakat mengunggah karyanya ke internet secara berbondong-bondong. Lalu terjalinlah simbiosis mutualisme, yaitu kreator mendapat apresiasi dari pembaca dan pembaca mendapat konten dari kreator.

Ini Alasan Mengapa K Drama Sering Diadaptasi dari Webtoon! Drama Korea

Gambar: Poster webtoon Misaeng yang diangkat menjadi cerita dalam drama (Sumber: https://i.pinimg.com/originals/52/a2/8a/52a28a1e35743f8a66638240abc2fa81.jpg)

Kedua, akses yang mudah juga menjadi faktor lain semakin popularitas webtoon. Perkembangan media digital telah membuat semua orang merasa lebih nyaman untuk mengaksesnya kapan saja, dan di mana saja. Bisa baca sambil menunggu kereta datang atau di tengah waktu luang di kantor.

Ketiga, bisa dibaca secara gratis meskipun tidak semuanya. Memang hanya sebagian cerita webtoon saja yang disediakan secara gratis. Namun, tetap mempermudahkan pembaca agar tidak perlu mengeluarkan uang untuk sekadar membaca komik saja. Fasilitas ini sangatlah tidak mungkin untuk disia-siakan. Namun, ada juga yang mengharuskan pembaca membelinya dengan sejumlah koin virtual untuk dapat membaca chapter selanjutnya. Webtoon berbayar ini sangat menguntungkan para kreator karena mereka akan mendapatkan insentif dari karya mereka. Ya akhirnya tetap saja ada simbiosis mutualisme antara konten kreator dan pembaca.

Nah, dari tiga alasan mengapa webtoon sangat populer ini bisa disimpulkan bahwa cerita webtoon telah memiliki massanya sendiri. Seperti halnya seorang selebritas, cerita webtoon juga memiliki penggemar. Sehingga ini menjadi peluang besar bagi industri hiburan Korea untuk saling memajukan dunia hiburan mereka dari berbagai sektor. Lalu, tidak jarang para penggemar juga sering menantikan webtoon favorit mereka segera dibuatkan drama atau filmnya. Kira-kira itulah sedikit alasan mengapa K Drama banyak mengadaptasi ceritanya dari webtoon terutama yang populer. Untuk informasi seputar drama korea lainnya, silahkan kunjungi Tulizan DraKor.

Original Writer: https://www.instagram.co/deafolzen

What do you think?

Veteran

Written by Tulizan Korea

Content Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mengenal Member STAYC, Girl Group Rookie yang Akan Debut Bulan Depan

Stayc Grup Idola Baru Yang Video Musik nya Bermasalah

Balas Surat EXO-L, Sehun Nasehati Fans Agar Tak Ladeni Haters dengan Emosi

Ini Dia Tipe Ideal Sehun EXO Yang Perlu EXO-L Ketahui!