in

Klasifikasi Rating Penonton Dalam Film Yg Wajib Dipahami Orangtua

Sebaiknya orang tua memahami klasifikasi rating penonton dalam film agar dapat memilih judul yang tepat untuk ditonton anak. Pasalnya film tidak hanya menjadi sarana hiburan semata tetapi juga sarana edukasi. Apalagi ada banyak rekomendasi film Indonesia bertema pendidikan yang sangat cocok sebagai sarana edukasi anak. Seperti Laskar Pelangi adalah film populer yang diadaptasi dari novel best seller karya Andrea Hirata. Film yang meraih berbagai prestasi luar biasa ini menceritakan tentang perjuangan guru dan murid yang bersekolah di Muhammadiyah. Film ini sangat kental dengan nilai-nilai pendidikan seperti tokoh Bu Muslimah yang rela mengajar tanpa mengharap imbalan. Ada juga tokoh Pak Harfan sebagai sosok yang selalu sangat memotivasi. Selain itu, tokoh anak kurang mampu bernama Lintang yang memiliki semangat belajar yang tinggi dan sosok Ikal yang selalu optimis. Sebenarnya film ini merupakan kisah nyata dari sang penulis saat dia bersekolah di Belitung yang merupakan kampung halamannya.

Rekomendasi selanjutnya adalah film Sokola Rimba. Film ini menceritakan tentang seorang perempuan bernama Butet Manurung yang diperankan oleh Prisia Nasution. Dia mengajar baca tulis kepada anak-anak fari Suku Anak Dalam yang dikenal dengan anak Orang Rimba. Film ini menyadarkan bahwa masih banyak anak-anak Indonesia yang belum tersentuh dengan pendidikan. Selanjutnya, film Petualangan Menangkap Petir menceritakan tentang seorang anak bernama Sterling yang diperankan oleh Bima Azriel. Dia sangat aktif mengelola konten di Youtube pribadinya sampai tidak memiliki teman. Sebenarnya film ini tidak murni bertema pendidikan tetapi tetap mengajarkan cara bersosialisai dengan teman sebaya. Selain itu, film yang diperankan oleh Abimana Aryasatya pada 2018 ini memperlihatkan keseruan menjadi anak-anak saat mereka bergaul dengan sesama.

Klasifikasi Rating Penonton Dalam Film Yg Wajib Dipahami Orangtua Film

Gambar: Ada beberapa klasifikasi rating film di Indonesia seperti SU (Semua Umur), A (Anak-anak), BO-A (Bimbingan Orangtua dan Anak-anak), BO (Bimbingan Orangtua), R (Remaja), serta D (Dewasa) kategori 17+ dan kategori 21+

Rekomendasi film bertema pendidikan selanjutnya yang cocok untuk edukasi anak adalah film Negeri 5 Menara. Film yang menggambarkan pendidikan pesantren ini merupakan adaptasi dari novel karya Ahmad Fuadi dengan judul yang sama. Negeri 5 Menara mengisahkan seorang anak bernama Alief yang awalnya merasa berat hari untuk melanjutkan pendidikan di sebuah pesantren. Namun, dia bertemu dengan teman-temannya yang asik di sekolah yang berada di daerah Ponorogo tersebut. Selain itu, dia juga bertemu dengan seorang ustazd yang sangat penuh gairah motivasi bernama Salman. Penyebutan Man Jadda Wa Jadda menjadi nilai edukasi dalam film ini. Kalimat tersebut memiliki makna bahwa barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil.

Film Sepatu Dahlan menceritakan tentang kisah hidup Dahlan Iskan yang merupakan mantan Menteri BUMN Indonesia. Dahlan semasa sekolahnya pernah sangat menginginkan sepatu baru tetapi dia tidak mampu membelinya saat itu. Sehingga dia pun harus bertelanjang kaki dengan menempuh jarak yang sangat jauh untuk bersekolah setiap harinya. Film ini memotivasi penonton agar keinginan untuk bersekolah tetap harus ada meski keadaannya sesulit apapun. Terakhir, film 5 Elang diperankan oleh Iqbal, Kiki, dan Bastian ketika masih anak-anak sebelum bergabung menjadi anggota Coboy Junior. Film ini menceritakan tentang kisah petualangan lima orang anak yang sedang mengikuti acara perkemahan. Sebenarnya film ini menjadi tontonan wajib anak pramuka Indonesia. Lantaran 5 Elang membahas tentang kegiatan kepramukaan termasuk 10 pilar dasa darma yang merupakan pendidikan karakter dalam kegiatan pramuka. Itu adalah rekomendasi film bertema pendidikan yang cocok untuk edukasi anak untuk ditonton bersama keluarga di akhir pekan.

Berikut ini adalah klasifikasi rating penonton dalam film yang wajib dipahami orang tua :

Klasifikasi Rating Penonton Dalam Film Yg Wajib Dipahami Orangtua Film

Gambar: Kategori SU dan kategori A memiliki kriteria yang sama hanya saja perbedaannya kategori SU untuk penonton semua usia sedangkan kategori A lebih diperuntukkan penonton berusia 4-7 tahun

1. SU (Semua Umur)

Ada beberapa klasifikasi rating film di Indonesia seperti SU yang berarti semua umur. Film yang masuk dalam kelompok ini dipastikan tidak mengandung unsur kekerasan. Selain itu, tidak ada adegan yang menampilkan perilaku yang tidak sopan ataupun membahayakan hingga menimbulkan gangguan pada perkembangan jiwa anak.

2. A (Anak-anak)

Sebenarnya kriteria A yang berarti anak-anak ini sama dengan kriteria SU. Perbedaannya adalah kategori SU diperuntukkan kepada penonton semua usia sedangkan kategori A lebih diperuntukkan penonton berusia 4-7 tahun.

3. BO-A (Bimbingan Orangtua dan Anak-anak)

Klasifikasi ketiga adalah BO-A yang berarti bimbingan orangtua dan Anak-anak. Sebenarnya rating ini tidak jauh berbeda dengan rating karena film dengan rating BO-A masih aman untuk ditonton oleh anak-anak. Hanya saja pendampingan orangtua sangat dianjurkan saat menonton.

4. BO (Bimbingan Orangtua)

Klasifikasi rating penonton dalam film selanjutnya adalah BO yang berarti bimbingan orangtua. Film dengan kategori ini untuk penonton anak-anak usia dibawah 13 tahun dengan tetap memerlukan pengawasan dari orangtua.

Klasifikasi Rating Penonton Dalam Film Yg Wajib Dipahami Orangtua Film
Gambar: Klasifikasi rating penonton dalam film D yang berarti dewasa dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori 17 tahun ke atas dan kategori 21 tahun ke atas

5. R (Remaja)

Kategori R yang berarti remaja ini aman ditonton untuk usia 13-16 tahun. Kriteria sebuah film mendapatkan klasifikasi ini adalah mengandung nilai pendidikan dan budi pekerti. Selain itu, tidak menampilkan adegan berbahaya atau pergaulan bebas lawan jenis mulai dari tema, judul, adegan visual hingga dialognya.

6. D (Dewasa) kategori 17+

Klasifikasi rating penonton dalam film selanjutnya adalah D yang berarti dewasa dibagi menjadi dua kategori: kategori 17+ dan kategori 21+. Kriteria film dengan kategori penonton usia 17 tahun ke atas adalah tema, judul, adegan visual dan dialognya berkaitan dengan seksualitas. Namun, tayangan tersebut disajikan secara proporsional dan edukatif. Selain itu, boleh menampilkan adegan kekerasan yang disajikan secara proporsional tapi bukan sadisme.

7. D (Dewasa) kategori 21+

Kriteria film dengan kategori penonton usia 21 ke atas adalah tema, judul, adegan visual, dan dialognya untuk orang dewasa. Salah satu contohnya adalah permasalahan keluarga yang hanya ditayangkan di gedung bioskop. Pasalnya rating penonton D 21+ untuk produk televisi diperbolehkan tayang setelah pukul 23.00 sampai 03.00 saja. Itu adalah klasifikasi rating penonton dalam film yang wajib dipahami orang tua. Memang orangtua sangat perlu cermat memahami rating penonton agar dapat memberikan tontonan terbaik yang sesuai dengan usia sang anak. Bagaimana pendapatmu?

Selamat menonton! Kamu juga bisa melihat informasi dan rekomendasi seputar film lainnya di Tulizan Film.

Original Writer: https://www.instagram.com/deafolzen

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Film

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
ost start up gaho running - suzy nam joo hyuk kim seon ho

Gaho Semakin Bersinar Sebagai Pengisi Ost Drama Korea

Genap 30 Tahun, 9 Potret Sooyoung SNSD Kian Memukau dan Awet Muda

Idol Kpop Perempuan Yang Sering Dikira Keturunan Indonesia