in

Kronologi Bullying Hyunjoo Ex April Hingga Keluar Tahun 2016

Hyunjoo menulis pesan di Instagram pada 18 April 2021 tentang kronologi kejadian bullying yang dialami hingga keluar April tahun 2016. Dia mengatakan bahwa sebenarnya dia takut mengeluarkan pendapat sendiri setelah melalui banyak hal. Gadis kelahiran tahun 1998 tersebut beberapa kali menuliskan bahwa dirinya sangat ketakutan sekarang ini. Lantaran agensinya merilis pernyataan yang berbeda dari fakta dan menggugat adiknya yang masih muda serta kenalannya yang turut angkat bicara. Hyunjoo juga mengaku bahwa orang tua pelaku telah mengirimi dirinya pesan teks dengan nada menyalahkan dirinya.

Hyunjoo juga menuliskan kronologi kejadian saat anggota April mengintimidasi dirinya dulu. Menurut pengakuannya, tindakan bullying tersebut telah dilakukan sejak mereka debut, yaitu tahun 2014. Dia yang masih berusia 17 tahun saat itu tengah mempersiapkan debut bersama personel April yang lainnya. Sehingga dia harus menghabiskan waktu bersama mereka selama 24 jam tanpa ada orang yang bisa diandalkan. Hyunjoo mengaku kerap mengeluh kepada kedua orang tuanya yang membuat mereka pun mencoba berbicara dengan pihak DSP Media. Sayangnya, dia justru disalahkan berkali-kali karena tindakan tersebut. Hal ini membuat para pelaku semakin menyiksa dirinya karena mereka tahu telah diadukan kepada pihak agensi. Malangnya, Hyunjoo hanya boleh menelpon orang tuanya sebentar saja di depan manajer karena tindakannya tersebut. tentu saja ini membuat dirinya merasa semakin terpuruk.

Gadis kelahiran tahun 1998 tersebut juga menuliskan bahwa apa yang tersebar luas di hadapan publik saat ini hanya sebagian kecil saja. Hyunjoo tidak hanya dibully tetapi juga mendapat siksaan, hinaan, ejekan sampai sumpah serapah karena pernah mengadu tersebut. Hal yang paling menyedihkan adalah agensi mengetahui apa yang dia alami tersebut. Namun, mereka tidak melakukan apa-apa atas kejadian tersebut. Sehingga Hyunjoo pun langsung mengambil keputusan yang cukup berat untuk keluar dari grup tetapi personel April lainnya tidak merasa bersalah. Perlakuan tidak menyenangkan ini terus berlanjut sampai Hyunjoo ex April keluar dari grup tersebut pada tahun 2016.

Kronologi Bullying Hyunjoo Ex April Hingga Keluar Tahun 2016 K-Pop

Gambar: Hyunjoo meninggalkan April tahun 2016 tetapi masih berada di agensi DSP Media

Berikut ini adalah kronologi terungkapnya kejadian bullying yang dialami Hyunjoo mantan personel April sampai keluar tahun 2016 lalu :

1. Pernyataan Keluarga Hyunjoo

Seorang netizen Korea yang mengaku sebagai adik laki-laki dari Hyunjoo menulis pernyataan di internet pada 1 Maret 2021. Menurutnya, alasan Hyunjoo keluar dari April adalah karena sang kakak mengalami pembullyan yang dilakukan oleh para anggota lainnya. Namun, sayangnya Hyunjoo malah diarahkan oleh DSP Media untuk menulis alasan lain ketika keluar dari grup. Adapun alasannya menjadi ingin fokus ke karier aktingnya. Seorang netizen lainnya memberi pernyataan dukungan setelah pernyataan dari adik Hyunjoo. Orang yang mengaku sebagai teman dekat Hyunjoo ini menjabarkan tentang kronologi tindakan bullying yang dilakukan oleh anggota April tersebut. Kedua pernyataan dari orang terdekat sama-sama menuliskan bahwa gadis kelahiran tahun 1998 tersebut sempat melakukan percobaan bunuh diri karena stres. Kedua kerabat Hyunjoo tersebut juga mengatakan bahwa bullying juga menjadi alasan mantan personel April tersebut untuk keluar tahun 2016.

2. Sanggahan dari DSP Media

DSP Media selaku agensi dari April group K-Pop yang diduga melakukan tindakan bullying ini mengeluarkan pernyataan mengenai kasus yang viral tersebut. Menurutnya, berita yang beredar tentang grup asuhannya tersebut hanyalah hoax semata. Mereka juga memberikan tanggapan terhadap apa yang ditulis oleh teman Hyunjoo. Seorang netizen yang mengklaim dirinya sebagai mantan staf di DSP Media menuliskan penyataan di internet. Ia menyatakan bahwa tidak ada tindakan bullying yang dilakukan secara fisik oleh para anggota April kepada Hyunjoo. Menurutnya, memang benar apabila para anggota April tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Hyunjoo. Akan tetapi, mantan staf agensi ini menyatakan bahwa tidak ada anggota yang mengucilkannya. Selain itu, Ia menjelaskan bahwa kemungkinan besar percobaan bunuh diri dilakukan ketika Hyunjoo kabur dari dorm. Lantaran agensi sempat menemukan Hyunjoo yang telah kabur di taman Han Gang. Menurut, tidak ada tanda-tanda self-harm atau percobaan bunuh diri kala itu. Mungkin sang artis mengirim pesan ke orangtuanya semacam itu.

Kronologi Bullying Hyunjoo Ex April Hingga Keluar Tahun 2016 K-Pop

Gambar: Potret Hyunjoo bersama personel grup April saat masih dalam satu grup

3. Keterangan Medis kondisi Hyun Joo

Adik Hyunjoo mengunggah data medis kondisi mental kakaknya pada 3 Maret 2021, pukul 00:29 KST. Ini menjadi tanggapan akan sikap DSP Media yang terus menyanggah kasus bullying yang membuat kakaknya melakukan percobaan bunuh diri. Pernyataan yang tertulis dalam keterangan medis tersebut adalah Hyunjoo masuk ke rumah sakit pada 10 Mei 2016 pukul 23:38 KST. Adapun detail keluhan yang membawa Hyun Joo masuk ke rumah sakit adalah overdosis karena keracunan obat-obatan. Selain itu, mantan personel April tersebut juga dikabarkan tidak hadir dalam acara musik pada tanggal 12-13 Mei 2016. Lantaran baru saja pulang dari rumah sakit. Lebih lanjut beberapa orang menambahkan bahwa kode yang tertulis dalam pernyataan rumah sakit tersebut adalah F190. Kode ini merupakan kode yang biasa dituliskan untuk kasus yang mengarah kepada percobaan bunuh diri.

4. Penilaian Profesional Industri Hiburan K-Pop

Media Korea Ilyo mengungkapkan sebuah penilaian yang diberikan oleh orang dalam yang bekerja di industri hiburan K-Pop. Orang tersebut sangat meragukan DSP Media akan memiliki peluang nyata untuk memenangkan gugatan yang mereka ajukan tersebut. Lantaran DSP Media sebagai agensi memikul tanggung jawab penuh untuk menyelesaikan semua polemik yang melibatkan artis mereka. Ini sudah panten terlepas dari apakah bullying yang sebenarnya terjadi atau tidak. Dia mengklaim bahwa kegagalan total agensi untuk menangani kasus ini dengan benar akan berperan pernting dalam mendorong kasus kekalahan DSP Media.

Seorang profesional manajemen idola yang tidak disebutkan namanya itu juga menyebut bahwa semua agensi hiburan diwajibkan untuk menyediakan manajemen berkualitas untuk artis mereka. Hal tersebut sudah diatur dalam setiap kontrak yang mereka sepakati. Adapun maksud manajemen kualitas tersebut termasuk perawatan fisik dan mental. Hal inilah yang membuat DSP Media secara teknis akan disalahkan atas masa-masa sulit yang disebutkan dalam pernyataan mantan anggota. Memang diketahui bahwa Hyunjoo telah mengklaim DSP Media menghentikannya dari grup tetapi mencegahnya meninggalkan agensi. Hal ini yang membuat para penggemar menuntut DSP Media untuk mengakhiri kontrak dengan Hyunjoo.

Semua agensi hiburan diwajibkan secara umum berdasarkan kontrak untuk menyediakan manajemen kualitas terbaik bagi artis yang dikontrak. Tujuannya adalah agar sang artis dapat melakukan aktivitas tanpa masalah. Agensi bertanggung jawab untuk mendukung pemulihan apabila artis tersebut mengembangkan kondisi fisik atau mental yang buruk selama masa kontrak. Kendati begitu, detail tentang solusi tersebut tetap harus didiskusikan dengan artis. Orang dalam industri K-Pop tersebut menyimpulkan gugatan mungkin satu-satunya cara mengakhiri kontroversi yang semakin rumit antara DSP Media dengan Hyunjoo.

Untuk informasi lainnya tentang dunia K-Pop lainnya, kunjungi Tulizan K-Pop.

Original Writer: https://www.instagram.com/deafolzen

What do you think?

Expert

Written by Tulizan Korea

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar 18 Preman Terkuat di Series Preman Pensiun (Update: May 2021)

Ide Kamar Tidur Yang Bisa Kamu Coba