in

Lima Aturan Unik Yang Harus Dipatuhi Semua Artis Korea Selatan

Setiap negara tentu saja menerapkan peraturan tentang penyiaran dengan cara masing-masing. Indonesia sendiri membuat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengawasi penyiaran televisi dan Lembaga Sensor Film (LSF) yang mengawasi penyiaran perfilman. Begitu pula dengan Korea Selatan yang industri hiburannya sangat maju dengan penyebaran produk budaya populer seperti Kpop dan KDrama. Negara giseng ini menerapkan beberapa aturan unik harus dipatuhi tidak hanya artis Korea saja tetapi setiap pelaku di industri hiburan.

Berikut ini adalah lima aturan unik yang harus dipatuhi semua artis Korea Selatan :

1. Artis di bawah usia legal

Pemerintah Korea Selatan membuat peraturan untuk pekerja di bawah umur demi melindungi mereka dari pemaksaan kerja. Semua pekerja anak yang berusia di bawah 15 tahun hanya diperbolehkan untuk bekerja kurang dari 35 jam dalam seminggu. Hal ini juga berlaku kepada artis mengingat ada banyak artis yang masih belum berusia legal terutama idola Kpop. Selain itu, artis di bawah usia legal tidak diperbolehkan untuk mengikuti acara televisi lebih dari tengah malam. Sehingga, tidak heran apabila ada banyak kejadian idola Kpop yang harus terpaksa pulang dari sebuah acara penghargaan sebelum tengah malam. Beberapa di antaranya adalah Nam Do Hyun dalam acara ProduceX101 dan Daehwi AB6IX dalam acara MMA 2019.

Aturan lainnya tentang anak di bawah usia legal adalah mereka dilarang bermain game online mulai 12.00 malam hingga 06.00 pagi. Anak di bawah usia 16 tahun juga dibatasi menggunakan server game populer agar mereka tidak bisa mengaksesnya di jam-jam tertentu. Selain itu, mereka harus membuktikan dirinya menggunakan KTP meskipun hanya sekadar untuk bermain game saja. Game online memang sangat marak di seluruh dunia.

Lima Aturan Unik Yang Harus Dipatuhi Semua Artis Korea Selatan Drama Korea

Gambar: Banyak pengisi acara yang harus menutup tato mereka selama tampil di di beberapa acara televisi karena aturan penyiaran di Korea Selatan

2. Pemberlakuan sensor pada tato

Apabila masalah sensor masih menjadi perdebatan di Indonesia maka lain halnya dengan penyiaran di Korea Selatan. Sebab mereka sangat menjunjung tinggi nilai budaya dan moral yang berlaku. Sehingga penerapan aturan sensor tidak hanya berlaku pada benda tajam atau wajah tersangka dan korban tetapi juga tato. Tidak heran kalau banyak pengisi acara yang harus menutup tato mereka selama tampil di di beberapa acara televisi. Kendati begitu, tato sering kali dipertontonkan dalam aksi laga tidak hanya di film tetapi juga drama. Padahal secara fakta bahwa mentato tubuh dianggap telah melanggar peraturan yang berlaku di Korea Selatan. Seandainya pun tetapi melakukan harus melalui dokter bersertifikasi khusus.

3. Pentingnya citra baik pada artis

Aturan unik selanjutnya yang harus dipatuhi artis Korea Selatan adalah mereka yang tampil di layar kaca harus memiliki citra baik. Sebenarnya aturan tersebut merupakan budaya di Korea Selatan karena memang tidak tertulis secara rinci dalam Undang-Undang Penyiaran. Pasalnya publik akan mengkritisi mereka yang memiliki citra buruk seperti pernah terlibat kasus kriminal. Tentu saja tanggapan publik ini memberikan dampak pada sang artis yang bisa sampai menyebabkan karir mereka harus terhenti. Sebenarnya sudah menjadi rahasia umum tentang betapa kejamnya kecaman dari publik Korea Selatan. Salah satu contohnya Yoo Seung Joon memutuskan untuk pindah kewarganegaraan agar dapat menghindari wajib militer. Publik kemudian mengusir sang penyanyi dan tidak diperbolehkan kembali ke Korea Selatan lagi.

Aturan lainnya tentang citra baik pada artis adalah sebenarnya ada larangan menggunakan rok mini di Korea Selatan. Mantan Presiden Park Geun Hye berusaha mengesahkan undang-undang yang mengatur hal tersebut. Mereka yang mengenakan rok mini akan mendapatkan denda sampai 50 ribu won atau setara dengan 670 ribu rupiah. Namun, kenyataannya aktris dalam film dan drama serta idola perempuan di atas panggung masih banyak yang justru memakai rok mini.

Lima Aturan Unik Yang Harus Dipatuhi Semua Artis Korea Selatan Drama Korea

Gambar: Korea Selatan memang sangat menentingkan soal strata dan tingkatan mulai dari usia, status sosial, hingga hubungan antara senior dan junior

4. Penggunaan bahasa formal dan sopan

Aturan secara umum yang berlaku di Korea Selatan adalah memperhatikan tingkatan bahasa yang harus digunakan mulai dari formal hingga informal. Sementara, semua artis harus menggunakan bahasa formal dan sopan saat tampil di layar kaca televisi. Sehingga tidak heran apabila intonasi yang digunakan dalam acara terdengar sama. Sebab artis tidak boleh sembarangan berbicara meskipun hubungan di antara mereka sangat dekat. Korea Selatan memang sangat menentingkan soal strata dan tingkatan mulai dari usia, status sosial, hingga hubungan antara senior dan junior. Aturan ini juga merupakan aturan tidak tertulis ini tetapi dampak pelanggarannya tidak kalah berbahaya dari aturan tertulis.

5. Revisi UU Penyiaran tentang artis dengan catatan kriminal

Aturan Penyiran di Korea Selatan tentang artis yang pernah terlibat kriminal memang unik. Sebab pada awalnya belum ada larangan tertulis yang ditujukkan kepada mereka untuk kembali meniti karir di industri hiburan. Hingga Oh Young Hoon yang merupakan perwakilan dewan Korea Selatan mengajukan revisi UU Penyiaran. Seandainya aturan yang melarang artis dengan catatan kriminal untuk kembali ke layar kaca diterima maka beberapa artis karirnya akan terancam. Mereka adalah Lee Soo Geun yang merupakan pembawa acara Knowing Bros karena pernah terlibat judi. Aktor Jung Ji Hoon dan TOP Bigbang yang terlibat kasus narkoba. Itu adalah lima aturan unik yang harus dipatuhi semua artis Korea Selatan.

Korea Selatana sebagaimana semua negara di dunia memang memiliki aturan tersendiri. Sehingga sering kali sesuatu yang dianggap sepele secara umum mungkin saja menjadi sesuatu yang melanggar peraturan di negara lainnya. Ternyata hal sepela dapat menyebabkan terkena sanksi seperti denda, hukuman penjaran dan lain sebagainya. Menariknya adalah beberapa hal yang telah disebutkan sebelumnya justru sering ditemui dalam film atau drama Korea. Kendati begitu hal yang ternyata dilarang di negeri ginseng ini tidak jarang juga dianggap ilegal.

Larangan pertama adalah warga Korea Selatan melakukan perjudian di luar negeri bahkan dianggap ilegal. Namun, kenyataannya beberapa kali aktor Lee Min Ho hingga Kim Soo Hyun justru memerankan adegan sedang berjudi di kasino dalam drama atau film. Korea Selatan juga melarang peredaran ganja sama seperti Indonesia. Mereka akan berhadapan denga hukum apabila memiliki perkebunan bahkan sekedar lintingan ganja. Tidak heran jika G-Dragon yang merupakan salah satu personiel Bigbang harus berurusan dengan hukum. Lantaran dia kedapatan tengah mengisap ganja.

Untuk informasi seputar drama korea lainnya, silahkan kunjungi Tulizan DraKor.

Original Writer: https://www.instagram.com/deafolzen

What do you think?

Expert

Written by Tulizan Korea

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Daftar Batas Minimum Usia Memiliki SIM di Indonesia Halaman all - Kompas.com

Pembagian SIM di Indonesia Digolongkan Menjadi Dua Jenis

Tips Bijak Mengemudi mobil saat Hujan

Lima Cara Aman Dalam Mengemudi Mobil Saat Cuaca Hujan