in

Lima Cara Aman Dalam Mengemudi Mobil Saat Cuaca Hujan

Salah satu situasi tidak terduga yang mungkin akan dijumpai dalam perjalanan adalah cuaca tidak menentu. Lantaran tidak ada yang dapat menebak urusan cuaca secara pasti. Namun, kita masih dapat mengantisipasi berbagai hal yang mungkin saja terjadi saat cuaca kurang baik seperti salah satunya hujan. Pasalnya banyak dampak berbahaya yang mungkin saja terjadi saat hujan sehingga perlunya kewaspadaan di jalan raya. Sikap waspada ini tidak hanya untuk pengendara motor tetapi juga pengendara mobil agar cara mengemudi menjadi baik saat hujan.

Apabila tidak dalam keadaan darurat maka sebaiknya menghindari aktivitas berkendara saat hujan terutama saat jalan tersebut menjadi banjir. Sebab kondisi tersebut tentu akan membahayakan keselamatan pengendara sekaligus merusak kendaraan. Sehingga lebih baik kendaraan segera dicuci dengan bersih setelah berkendara saat hujan agar menghindari kerusakan yang mungkin terjadi. Selain itu, tujuannya agar membersihkan kotoran yang menempel di kendaraan seperti ban atau bagian lainnya.

Lima Cara Aman Dalam Mengemudi Mobil Saat Cuaca Hujan Otomotif

Gambar: Apabila tidak dalam keadaan darurat maka sebaiknya menghindari aktivitas berkendara saat hujan karena membahayakan keselamatan pengendara sekaligus merusak kendaraan

Ada baiknya juga untuk mempelajari mesin kendaraan karena keberadaannya telah menjadi bagian dari aspek kehidupan. Pasalnya manusia memiliki mobil tidak hanya sebagai kendaraan pribadi tetapi juga kendaraan niaga. Tentu saja beberapa orang akan merasa kesulitan karena tidak mengenal tentang pemesinan mobil. Sehingga siapapun yang memiliki kendaraan setidaknya perlu mengetahui pengetahuan umum otomotif tentang mobil. Contohnya mengetahui jenis mesin secara prinsip kerja dan berdasarkan bahan bakarnya.

Mesin dibedakan menjadi tiga jenis secara prinsip kerjanya: mesin dua tak, mesin empat tak, dan motor wangkle. Pertama adalah mesin dua tak yang menggunakan dua langkah di setiap siklus mesinnya seperti Kawasaki Nina RR dan Old Vesva. Sayangnya mesin-mesim dua tak saat ini sudah tidak diproduksi lagi akrena emisi yang dihasilkan mesin cukup besar. Kedua adalah mesin empat tak yang digunakan hampir pada seluruh mobil dan motor di dunia karena memiliki konsumsi bahan bakar lebih irit. Selain itu, emisi mesin empat tak lebih terjamin yang tidak seperti mesin dua tak. Sehingga orang-orang banyak mempelajari jenis mesin ini karena umumnya digunakan pada mobil-mobil sekarang. Terakhir adalah motor wankle yang menggunakan piston tetapi bentuknya tidak seperti mesin pada umumnya. Selain itu, pergerakan jenis mesin ini berbeda dengan mesin-mesin umum seperti Mazda RX series yang menggunakan wangkle untuk dapur pacunya.

Mesin juga dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan bahan bakarnya: mesin bensin, mesin diesel, dan mesin BBG. Pertama adalah mesin bensin yang bahan bakar utamanya menggunakan bensin sebagaimana namanya. Kelebihan mesin ini apabila dibandingkan tipe lainnya adalah lebih tenang dan lebih cepat putarannya. Kedua adalah mesin diesel yang bahan bakar utamanya menggunakan solar seperti pada truk dan bus. Kelebihan adalah mesin diesel memiliki torsi yang cukup besar meskipun top RPM tidak sekencang seperti mesin bensin. Terakhir adalah mesin BBG yang bahan bakar utamanya menggunakan gas LPG seperti bajai berwarna biru dengan label BBG dan transjakarta.

Lima Cara Aman Dalam Mengemudi Mobil Saat Cuaca Hujan Otomotif

Gambar: Sangat perlu memastikan keadaan dalam kondisi fit saat mengemudi saat hujan karena lebih baik menghentikan perjalanan atau menundanya apabila kurang sehat

Berikut ini adalah lima cara aman dalam mengemudi mobil saat cuaca hujan yang harus diterapkan :

1. Mengutamakan Kenyamanan

Mengutamakan kenyamanan adalah hal pertama yang harus diperhatikan saat berkendara saat cuaca hujan. Sehingga sangat perlu memastikan keadaan dalam kondisi fit karena lebih baik menghentikan perjalanan atau menundanya apabila kurang sehat.

2. Mengecek Kondisi Mobil

Tips selanjutnya adalah mengecek kondisi mobil dengan memastikan bahwa semua bagian mobil dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Adapun beberapa bagian mobil yang harus diperhatikan selain mesin adalah lampu dan wiper kaca. Selain itu, perlu membawa ban serep untuk berjaga-jaga seandainya ada kendala tidak terduga pada ban mobil.

3. Mengemudi Secara Pelahan

Cara aman dalam mengemudi mobil saat cuaca hujan yang harus diterapkan selanjutnya adalah berkendara secara perlahan. Sebaiknya menggunakan kecepatan standar agar tidak berbahaya diri sendiri maupun pengendara yang lain.

4. Menjaga Jarak dengan Pengendara Lain

Hal selanjutnya yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah menjaga jarak mobil dengan pengendara lain yang sama-sama menggunakan jalan. Tujuannya agar mencegah kecelakaan karena jarak pandang saat hujan menjadi lebih pendek dan jalan pun menjadi licin.

5. Menyalakan Lampu

Alasan mengapa harus menyalakan lampu saat berkendara di tengah hujan lebat adalah agar dapat melihat kondisi jalan dengan baik. Apalagi lampu yang ada di kendaraan memang memiliki fungsi sebagai pemberi tanda kepada pengguna jalan lain. Namun, tidak disarankan menggunakan lampu hazard saat hujan deras. Pasalnya lampu hazard hanya digunakan saat keadaan darurat saja. Itu adalah lima cara aman dalam mengemudi mobil saat cuaca hujan yang harus diterapkan. Apakah kamu sudah menerapkannya?

Lima Cara Aman Dalam Mengemudi Mobil Saat Cuaca Hujan Otomotif

Gambar: Alasan mengapa harus menyalakan lampu saat berkendara di tengah hujan lebat adalah agar dapat melihat kondisi jalan dengan baik karena lampu kendaraan memang memiliki fungsi sebagai pemberi tanda kepada pengguna jalan lain

Sebenarnya tips tersebut tidak jauh berbeda untuk pengendara motor seperti tidak mengerem secara mendadak. Solusinya adalah berkendara dengan kecepatan yang minim dengan tetap menjaga jarak dengan pengendara yang lainnya. Pengendara motor juga disarankan untuk selalu menyalakan lampu kendaraan. Pasalnya lampu kendaraan akan mempermudah pengendara untuk melihat dengan jelas posisi pengendara lain begitu pula sebaliknya. Sehingga dapat menghindari risiko kecelakaan terutama saat hujan lebat. Pengendara motor sangat disarankan untuk menepi sejenak untuk beristirahat apalagi saat merasa ada masalah dengan kendaraan tersebut. Tidak perlu memaksakan untuk tetap melanjutkan perjalanan terlebih lagi apabila motor sudah tua. Lantaran pengendara tidak hanya memikirkan masalah kendaraan tetapi juga perlu memperhatikan kondisi tubuh. Sebab memaksakan diri mengendarai motor dalam kondisi tubuh yang kurang sehat akan sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Perbedaan yang harus dilakukan pengendara motor dari pengendara mobil adalah menggunakan jas hujan yang praktis. Tentu saja pengendara mobil tidak perlu menyiapkan jas hujan di dalam bagasi agar tetap dapat melanjutkan perjalanan saat hujan. Pasalnya pengendara motor akan risau akan basah kuyup tanpa jas hujan. Namun, di aspek lainnya sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan. Lantaran kedua pengendara tetap harus terus waspada dengan memperhatikan rambu lalu lintas dan mobilitas dari pengendara yang lainnya.

Untuk artikel lainnya mengenai dunia otomotif, silahkan kunjungi Tulizan Otomotif.

Original Writer: https://www.instagram.com/deafolzen

What do you think?

Contributor

Written by Tulizan Otomotif

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Fakta Perjalanan Karier Lee Daehwi AB6IX

Lima Aturan Unik Yang Harus Dipatuhi Semua Artis Korea Selatan

Rekomendasi Web Drama Korea Romantis yang Bakal Bikin Senyam-Senyum

Lima Alasan Web Drama Korea Tidak Kalah Seru Untuk Ditonton