in

Pentingnya Literasi Anak Sejak Usia Dini!

Literasi atau kemampuan yang mencakup kemampuan membaca, menyimal, dan berbicara. Literasi masyarakat Indonesia menurut penelitian yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2019 menunjukan bahwa literasi masyarakat Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah. Padahal kemampuan literasi masyarakat berdampak pada rendahnya daya saing, indeks pembangunan SDM, inovasi, pendapatan perkapita, hingga rendahnya rasio gizi. Hal ini tentu harus dibenahi untuk meraih masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

Situasi pandemi Covid-19 saat ini dikhawatirkan akan memberi pengaruh negatif bagi literasi indonesia. Anak-anak Indonesia saat ini lebih gemar bermain sosial media, maupun bermain game di gadgetnya masing-masing. Hal tersebut tentu menjadi ancaman bagi tingkat literasi di Indonesia. Padahal literasi yang baik akan membantu dalam memahami bahasa lisan dengan baik, berbicara dengan jelas dan runtut, dan memahami bacaan dengan baik.

Pentingnya Literasi Anak Sejak Usia Dini! Parenting

Emyrza (23) peserta KKN Universitas Diponegoro merasa literasi merupakan kemampuan penting bagi seseorang sehingga ia mengangkat tema ini sebagai program kerjanya. Emyrza melakukan sosialisai terkait literasi kepada warga RW 03 Srondol Kulon dengan harapan terbentuk kesadaran akan pentingnya literasi pada anak usia dini dan tips-tips bagaimana mengembangkan literasi pada anak usia dini sebagai berikut:

Pentingnya Literasi Anak Sejak Usia Dini! Parenting

Orang tua memiliki peranan penting dalam mengembangkan minat anak dalam membaca. Dalam hal ini pola asuh orang tua pada saat anak masih berusia 0-6 tahun akan mempengaruhi minat anak dalam membaca. Literasi anak usia dini penting untuk melatih kemampuan dasar seperti membaca, menulis dan berhitung, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, mempersiapkan anak memasuki sekolah, dan kemampuan literasi yang baik akan berkorelasi dengan prestasi akademik anak.

Lalu bagaimana cara untuk mengembangkan literasi anak usia dini?

Orang tua dapat mulai mengenalkan dunia literasi kepada anak sejak berusia 0-1 tahun dengan membacakan dongeng atau cerita secara rutin. Selanjutnya, ketika anak memasuki usia 2-3 tahun orang tua dapat membacakan cerita menggunakan intonasi yang baik agar anak juga bersemangat dalam mendengarkan. Intonasi yang baik akan menstimulasi pendengaran anak.  Terakhir, pada anak usia 3-6 tahun orang tua dapat meminta anak untuk menceritakan kembali dongeng atau cerita yang sebelumnya dibacakan.

Dalam 3 rentang usia tersebut gunakan lah buku bergambar dan berwarna agar menarik perhatiaan anak.

Pentingnya Literasi Anak Sejak Usia Dini! Parenting

Penulis: Emyrza R. R

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Participant

Written by ares pop

Story Maker
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Pendiri Tesla, Elon Musk Jadi Orang Paling Kaya di Dunia - Rockomotif

Elon Musk dan Bitcoin “Kembali Berbaikan” Per Tanggal 22 Juli 2021

Jual Kostum Dance Cover Kpop Twice What Is Love di Lapak Anisa Lita | Bukalapak

Ini Alasan Mengapa Lagu What Is Love Yang Rilis 2018 Kembali Viral