in

Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna

Judul Buku Review : Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna

Penulis : Najelaa Shihab

Halaman : 160 hlm

Penerbit : Literati

ISBN : 978-602-8740-76-0

Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna Buku

Foto : Dok. Bukukita.com

BlurB

Cinta yang menjadi judul buku ini sangat luas artinya.

Lembaran-lembaran ini menggambarkan hubungan dan harapan dalam spektrum konteks yang sangat beragamsebagian diantaranya menguras air mata, sebagian menyalakan semangat mencapai cita-cita. Menjaga diri, saling mengapresiasi, dan memelihara semesta begitu banyak kewajiban perempuan sejak hari pertamanya di dunia, tapi menulis dan membaca seharusnya jadi menu harian yang tak terlewatkan di segala usia.

Cinta yang punya suara, bukan hanya gema,

Cinta yang dipilih, bukan hanya dikasih

Cinta yang muncul bukan hanya dalam puisi,

tapi dari hasil observasi

Cinta yang hadir bersama seribu ketakutan berbeda,

namun rasa takut kehilangannya selalu lebih dari segalanya

Semoga buku ini sampai kepada sebanyak mungkin Ratu atau Putri untuk mempertajam samurai mereka; para peneliti atau mufassir kitab suci untuk memperdalam dedikasi keilmuannya; ibu tiri, ibu yang mengadopsi, atau sedang menyusui untuk menguatkan keluarganya; pahlawan lingkungan atau pengusaha teknologi untuk menghadapi apa pun yang mengerdilkan masa depan kita.

Ulasan

Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna Buku

Foto : Dok. Shopee.com

Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna menjadi salah satu buku bacaan wajib bagi perempuan milenial. Mengapa buku ini menjadi buku bacaan wajib? Di zaman yang semakin bergerak maju saat ini, perempuan masih kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Dianggap lemah, dianggap tidak mampu bersaing, dianggap tidak perlu sekolah tinggi-tinggi dan berbagai stigma negatif lainnya. Padahal sebagai sesama manusia hanya berbeda jenis kelamin, Perempuan memiliki kesempatan yang sama seperti halnya laki-laki, terutama di dalam dunia pendidikan dan dunia pekerjaan. Selain itu buku ini juga membahas mengenai bagaimana perempuan terutama perempuan di Indonesia menyikapi stigma negatif yang menyertainya jika mengambil suatu pilihan tertentu dihidupnya. Dan sangat disayangkan terkadang stigma itu diberikan oleh sesama perempuan. Buku ini memberikan banyak insight dan motivasi bagi kaum perempuan terutama kaum perempuan milenial di Indonesia. Di tulis dengan bahasa yang mudah dimengerti namun memiliki sarat makna yang mendalam. Buku bacaan ringan yang wajib dibaca oleh perempuan – perempuan Indonesia.

Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna lebih lanjut akan dibahas dalam artikel berikut ini.

1. Nilai Plus Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna

Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna Buku

Foto : Dok. Wolipop.detik.dom

Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna merupakan hasil karya seorang Najelaa Shihab. Berlatar belakang sebagai seorang Psikolog, Najelaa mengemas buku ini dengan tulisan yang mudah dipahami namun sarat akan makna. Terutama makna mengenai menjadi seorang perempuan. Najelaa menyajikan realitas menjadi seorang perempuan di Indonesia. Hal menarik yang menjadi salah satu nila plus dari buku ini ialah bagaimana penulis menjelaskan realitas tanpa menyudutkan pihak tertentu. Ketika kita membacanya tidak ada perasaan kesal dengan pihak tertentu. Justru pembaca akan merasakan apa yang diungkapkan penulis adalah realitas yang perempuan jalani selama ini.

Buku ini membantu para perempuan yang membacanya untuk menyadari betapa penting perannya dalam kehidupan. Buku ini juga tidak terlalu tebal dan tidak membosankan untuk dibaca. Selain itu buku yang terbit tahun 2020 ini juga tidak hanya cocok dibaca untuk perempuan saja, lho. Meskipun memang ditujukan untuk kaum perempuan, kaum laki-laki juga tidak masalah untuk membaca buku ini. Karena pembahasannya yang sesuai realitas dan cukup related dengan kehidupan baik itu kehidupan laki-laki maupun perempuan.

Buku ini membantu para perempuan untuk menyadari bahwa dirinya berharga dan sebelum siapa pun menentukan standar berharga itu, diri sendiri sudah harus memilikinya. Jadi, saat orang lain mencoba menjatuhkan kita, kita sudah tidak perduli lagi karena kita sudah punya standar sendiri yang tidak ditentukan oleh siapapun. Terakhir, cover dan design buku ini juga eyecatching. Design bukunya sendiri cukup menarik dengan pilihan – pilihan warna soft yang menenangkan. Susunan baris perbaris dalam bukunya juga tidak rapat-rapat sehingga enak untuk dibaca tanpa melewatkan satu kalimat pun.

2. Kekurangan Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna

Cinta untuk perempuan yang tidak sempurna merupakan buku nonfiksi. Meskipun tidak terlalu tebal dan ditulis dengan bahasa yang cukup mudah dipahami, tetapi menamatkan buku ini juga perlu effort agar fokus membacanya. Beberapa kalimat masih terasa rancu dan sulit dipahami. Selanjutnya terdapat makna yang tersirat di dalam kalimatnya yang tidak semua dimengerti pembaca. Beberapa kiasan yang menjadi pembuka bab baru juga seperti dipaksakan puitis namun belum benar – benar menyentuh. Kemudian buku ini juga tidak membahas secara rinci mengenai riset – riset tertentu mengenai perempuan. Kita hanya seperti membaca sebuah kumpulan catatan kehidupan seorang perempuan dari berbagai latar belakang kehidupan.

3. Is This Book Worth To Read? YESS!

Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna Buku

Foto : Dok. Kumparan.com

Sampai juga diakhir dari Review Buku Cinta Untuk Perempuan Yang Tidak Sempurna ini. Terlepas dari beberapa kekurangan buku ini, rasanya sangat disayangkan jika kamu melewatkan membaca buku yang satu ini. Banyak cerita-cerita pendek dalam buku ini yang akan membantu kita lebih menghargai diri sendiri tanpa menjatuhkan pihak mana pun. Kalimat – kalimat yang ditulis Najelaa shihab dalam buku ini jika diresapi dengan baik akan sangat menyentuh. Terutama bagi kaum perempuan sebagai pembacanya, pembahasannya sangat related dengan kehidupan kita maupun kehidupan perempuan-perempuan lainnya disekitar kita. Seperti salah satu bab di buku ini yang menceritakan mengenai sebuah realitas bahwa tanpa kita sadari sebagai sesama perempuan pun kita masih sering saling menjatuhkan. Dimana seharusnya kita harus saling mendukung satu sama lain. Persaingan tentunya akan selalu ada, tapi melakukan perundungan untuk menjatuhkan lawan ada sebuah sikap yang tidak bijaksana.

Kekerasan pada perempuan tidak hanya identik dengan kekerasan fisik. Tetapi perempuan juga acap kali menerima kekerasan dalam bentuk verbal. Bahkan kadang kekerasan verbal itu datang dari orang-orang terdekat yang seharusnya menjadi sebuah support system baginya. Buku ini ibarat refleksi bagi diri kita sendiri, mungkin kita pernah menjadi korban kekerasaan dalam bentuk verbal. Tapi tak menutup kemungkinan kita juga jadi salah satu pelaku kekerasan verbal tersebut. Dengan membaca buku ini kita seperti mendapat ‘tamparan’ mengenai menjadi seorang perempuan. Tidak ada yang kehidupan yang sempurna, tetapi mengisinya dengan lebih bermakna bukanlah suatu pilihan yang buruk. Dengan pembahasan yang menginspirasi dan buku yang tidak terlalu tebal untuk dihabisi dalam sekali duduk, tidak ada salahnya untuk segera menikmati berbagai cerita kehidupan menjadi seorang perempuan dalam buku ini. Overall, I’ll give 8/10 for this book! I hope you’ll be less worry and more confident about yourself after read this book!

Untuk ulasan atau rekomendasi buku / novel lainnya, bisa kunjungi Tulizan Buku & Novel!

What do you think?

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
BTS Raih #1 Keempat Mereka di Billboard Hot 100 Berkat 'Butter' – Creative Disc

Lagu BTS Butter Jadi Lagu Kedua Menggunakan Lirik Bahasa Inggris

Sejarah Animasi Jepang Dan Perkembangannya