in

Waspadai Hubungan Didasari Sikap Posesif Terhadap Pasangan !

Hai para single! Ketika Anda memutuskan untuk berkomitmen dengan seseorang untuk menjalin kasih atau sebagai pasangan. Tentu, berbagai pertimbangan telah Anda pikirkan ya. Memiliki pasangan yang perhatian tentu sangat menyenangkan bukan. Bentuk perhatian bisa bermacam-macam yang dilakukan dia untuk pasangannya, misalnya dengan memberikan kabar atau suprise dan lainnya. Perlakukan kecil seperti ini membuat hubungan kalian menjadi semakin erat, dan bisa dikatakan sebagai bentuk kasih sayang Anda kepada pasangan atau sebaliknya. Tapi waspada jika sikap terhadap pasangan yang berlebihan pada hubungan anda, bisa jadi ciri – ciri posesif berlebihan loh!

Jika perhatian pasangan kepada Anda berlebihan, misalnya menuntut anda untuk meminta persetujuan dirinya dalam hal apapun, contohnya Anda ingin memotong rambut harus meminta izin terlebih dahulu mengenai model rambut, bila potongan modelnya tidak sesuai persetujuan, dia akan marah kepada pasangannya. Hal ini patut Anda pertanyakan, Apakah dia benar-benar mencintai atau hanya sekedar obsesi atau bahkan bisa dikatakan sebagai pasangan posesif. Nah, Apakah itu posesif berikut ulasan mengenai sikap tersebut.

Apa Itu Posesif?

Posesif adalah sebuah perilaku seseorang dalam mencintai pasangan secara berlebihan, karena takut kehilangan pasangan sehingga menjadikan pasangannya miliknya sendiri. Umumnya seorang yang memiliki sikap posesif akan membatasi ruang gerak pasangnya, contoh kecilnya seperti diatas. Pada tingkatan yang lebih parah sikap tersebut dapat melukai diri sendiri bahkan pasanganya dengan alasan diluar logika.

Apakah posesif tanda sayang terhadap pasanganya? siapapun yang diberikan perhatian pasti akan menyukainya, Namun bila kadar perhatiannya berlebihan atau bahkan menuntut, dikekang atau merampas hak pasangannya untuk patuh terhadap peraturan yang dibuat oleh kekasihnya yang menyebabkan terganggu aktivitas lain dari pasangannya, misalnya tidak boleh berteman dengan lawan jenis atau aktivitas sosial lainnya. Hal ini tentu tak sewajarnya dalam sebuah hubungan. Seharusnya dalam sebuah hubungan komitment saling mempercayai pasanganya dan terbuka terhadap masalah masing-masing yang bertujuan untuk saling mengenal keadaan satu sama lain, sehingga rasa kecurigaan, cemburu bisa berkurang.

Penyebab Seseorang Menjadi Posesif

Waspadai Hubungan Didasari Sikap Posesif Terhadap Pasangan ! Percintaan

Sumber Foto : https://madura.tribunnews.com/2020/07/09/download-drakorkim-soo-hyunits-okay-to-not-be-okay-sub-indo-episode-1-6-bisa-nonton-streaming?page=2

Sebenarnya apa sih penyebab seseorang memiliki sikap posesif? Apakah posesif merupakan sebuah sikap alamiah yang diturunkan atau seperti apa? Oke, untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda harus memperhatikan poin-poin penyebab seorang menjadi posesif yaitu:

1. Tidak Percaya Diri

Umumnya orang yang posesif cenderung merasa insecure terhadap dirinya, contoh merasa kurang cantik, kurang ganteng, kurang pantas bersama pasanganya. Ketika dia telah menemukan sesorang yang bersedia menjadi pasangannya, dia akan berusaha agar pasanganya tidak meninggalkannya.

2. Cintanya Mendalam

Rasa cinta yang mendalam kepada pasangannya menjadikan dia overprotektif hal apapun yang menyangkut kekasihnya, tindakan seperti itu justru dapat menyebabkan pasanganya terluka.

3. Masa Lalu yang Kelam

Perasaan sakit hati akibat dikhianati pada hubungan sebelumnya yang masih membekas manjadikan seseorang lebih berhati-hati pada hubungan sekarang. Perilaku kehati-hatian ini kadang menjadi awal mula tumbuhnya sikap posesif yang digunakan sebagai tameng agar dirinya tidak disakiti lagi.

4. Kehilangan Sosok yang disayang

Memori yang tertanam dalam ingatan begitu amat membekas dengan sosok yang disayang dan tiba -tiba sosok tersebut tidak ada disampingnya atau menghilang. Tentu berdampak pada psikologisnya yang menyebabkan takut kehilangan sesorang yang sekarang yang menjadikan sebagai orang posesif.

Perilaku Posesif bukan merupakan sebuah sikap bawaan/alamiah dari seseorang, melainkan perilaku yang terbentuk berdasarkan peristiwa yang dialami oleh seseorang tersebut. Nah, kejadian yang terserap dalam memori seseorang atas peristiwa yang tidak menyenangkan atau trauma dilakukan oleh lingkungan sekitar yang menjadikan seseorang memiliki sikap posesif. Jika sikap terus dilakukan secara berulang akan menyebabkan sulit untuk disembuhkan, karena perilaku sudah mendarah daging pada dirinya. Tentu, akan berdampak yang pasti pada dirinya sendiri atau pasangan karena hal tersebut dianggap biasa bagi seseorang posesif.

Ciri – Ciri Pasangan Dengan Sikap Posesif Terhadap Anda

Waspadai Hubungan Didasari Sikap Posesif Terhadap Pasangan ! Percintaan

Sumber Foto : https://www.matamata.com/kpop/2020/07/03/112635/kang-tae-ke-kastil-terkutuk-bocoran-its-okay-to-not-be-okay-ep-5-dan-6

Sebuah hubungan yang didasari oleh sikap posesif tentu berdampak buruk bagi keduanya. Untuk itu, perhatikan sikap pasangan Anda apakah menunjukkan ciri – ciri posesif sebagai berikut :

1. Menjauhkan Anda dari Keluarga dan Teman

Berawal dari pasangan yang menginginkan perhatian lebih dari Anda. Sikap dia akan terlihat ketika Anda lebih menghabiskan waktu lama untuk menelpon adik atau sahabat Anda dan mengeluhkan sikap Anda yang lebih perhatian kepada yang lain dibandingkan dengan dia.

Lama kelamaan dia berusaha menjauhkan Anda dari orang-orang disekeliling Anda yang notabandnya “pegangan”. Ini merupakan akal-akal dia agar Anda menjadi lebih lemah dan tidak lagi memiliki pegangan saat dia melancarkan aksinya yang merugikan Anda. Dia menginginkan bahwa dirinya menjadi orang pertama yang Anda pedulikan, sehingga Anda tidak akan pergi, meski dalam kondisi yang terpuruk.

2. Berdebat Pada Hal Kecil

Apabila terus mendapatkan kritikan kecil, bisa membuat seseorang merasa tidak dihargai, diterima dan dicintai. Negatifnya pasangan yang posesif akan merasa dia berhak mengatur hidup Anda, mulai dari hal terkecil seperti cara berpakaian, cara berbicara. Hal ini agar Anda berada dalam posisi yang setara dengannya.

3. Berhak Untuk Mengetahui Semua Hal Tentang Diri Anda

Pasangan posesif selalu ingin mengetahui semua hal yang berkaitan dengan Anda secara berlebihan. Jika masih dalam tahap pacaran tentu hal tersebut cukup menggangu hal privasi Anda.

Orang yang posesif akan melakukan segala cara untuk mengetahui semua informasi tentang diri Anda, mulai dari mengecek ponsel secara diam-diam, membaca semua pesan singkat, email, riwayat pencarian di komputer Anda.

4. Anda Akan Dibuat Memiliki Hutang

Memberikan banyak barang-barang mahal saat masa awal pacaran, mungkin bisa terlihat sebagai bentuk kasih sayang yang romantis. Namun berbeda dengan orang posesif yang pandai memanipulasi pasanganya, dengan cara memberikan hadiah tersebut dengan maksud tujuan tertentu sebagai bentuk balasan. Artinya dia secara tidak langsung membuat Anda merasa berhutang sesuatu kepadanya. Dan dia akan membuat Anda merasa bahwa dia telah memberikan segalanya untuk Anda, sehingga Anda juga harus menuruti kemauannya sebagai bentuk balasannya.

5. Cemburuan Yang Berlebihan

Rasa cemburuan yang berlebihan yang dilakukan oleh seorang posesif bisa menjadi hal yang menyeramkan. Dia tak segan mengancam Anda atau orang yang dia cemburui. Anda akan dibuat seolah-olah bersalah saat ada orang lain yang peduli dengan Anda. Dia akan terus menyalakan Anda karena cara berpakaian terlalu mengundang, terlalu ramah pada orang lain.

Cara Menghadapi Sikap Terhadap Pasangan Yang Posesif

Apabila pasangan Anda menunjukkan ciri-ciri seperti di atas, jika Anda keberatan untuk meninggalkan dirinya. Tipsnya dengan cara berbicara kepada dia mengenai perilakunya yang posesif. Jika tidak berhasil, maka hal yang terpenting dengan membuang rasa keraguan dan rasa bersalah saat Anda meninggalkannya. Segera menghubungi orang-orang terdekat Anda untuk meminta bantuan dan lindungi diri Anda apabila pasangan mengancam akan melakukan tindakan kekerasan.

Cara Menghilangkan Sikap Posesif Terhadap Pasangan

Meskipun bukan termasuk jenis penyakit fisik akan tetapi sikap posesif ini cukup berdampak pada kesehatan metal seseorang, jika porsinya lebih parah akan membahayakan orang lain. Berikut cara menghilangkan sikap posesif yaitu:

  1. Mengakui Kesalahan Pada Pasangan

    Kadang seorang yang posesif tidak menyadari perilakunya. Jika pasangan Anda mengatakan bahwa Anda terlalu posesif saat itu juga Anda perlu melakukan intropeksi diri. Jika sudah menyadarinya, coba berbicara kepada pasangan dan mengakui kesalahan di hadapannya. Anda juga bisa meminta bantuan kepada teman, kerabat, orang yang Anda percaya atau Anda bisa juga melakukan tes tingkat posesif. Biasanya tes ini banyak di temukan pada halaman online secara gratis maupun berbayar.

  2. Bangun Kepercayaan Kepada Pasangan

    Memang sikap posesif sulit dikendalikan karena ada rasa ketidakpercayaan. Usahakan Anda untuk merubah menjadi pribadi yang lebih mudah menerima, percaya pada pasangan. Berilah pasangan Anda kebebasan untuk melakukan kegiataan yang diinginkannya. Kurangi sikap overprotektif yang berlebihan, ini hanya akan membuat pasangan merasa terkekang dan kurang privasi.

  3. Perbaiki Cara Berkomunikasi

    Sebuah hubungan yang sehat didasari oleh komunikasi yang baik. Upayakan untuk melakukan komunikasi dengan pasangan serutin mungkin, jika tidak dapat bertemu lansung, bisa melalui sambungan telepon, bagaimanapun juga dengan mendengar suaranya merupakan hal yang menenangkan.

  4. Bicara secara hati ke hati

    Percakapan yang terbuka dan jujur dengan pasangan merupakan suatu yang sangat penting dalam membina sebuah hubungan. Coba bersikap terbuka atas apa yang terjadi dalam dirimu dan tanyakan juga kepada pasangan Anda dengan saling sharing kalian dapat lebih memahami perasaan masing-masing.

What do you think?

Advocate

Written by Tulizan Cinta

Content AuthorYears Of Membership
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

5 Film Komedi Romantis Paling Bikin Ngakak Sekaligus Terharu!

Dikenal Ambidextrous, Ini Fakta Unik Lee Know Stray Kids Lainnya